PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak

Vania Rossa | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 05 November 2025 | 12:58 WIB
PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman. (Suara.com)
  • PSI mengapresiasi sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan siap menanggung tanggung jawab atas proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.
  • Menurut PSI, pernyataan Prabowo mencerminkan kedewasaan politik dan pandangan negarawan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
  • PSI juga menilai polemik soal utang Whoosh tidak perlu dibesar-besarkan karena restrukturisasi pembiayaan adalah hal wajar dalam proyek infrastruktur besar.

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan siap menanggung tanggung jawab atas proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.

PSI menilai pernyataan tersebut mencerminkan kedewasaan politik dan jiwa kenegarawanan yang memikirkan kepentingan rakyat, bukan sekadar hitung-hitungan ekonomi.

“Pernyataan Presiden Prabowo terkait Whoosh mencerminkan sikap negarawan yang jernih dan bijak dalam melihat kepentingan rakyat. PSI sangat mengapresiasi,” kata Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman kepada wartawan, Selasa (5/11/2025).

Menurut Andy, proyek Whoosh memiliki nilai strategis tinggi dalam pembangunan infrastruktur transportasi nasional.

Selain menjadi simbol kemajuan teknologi, keberadaan Whoosh dinilai menjadi solusi nyata untuk mengurai kemacetan sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan antara Jakarta dan Bandung.

“Whoosh dibutuhkan sebagai salah satu solusi kemacetan dan memangkas waktu tempuh perjalanan Jakarta-Bandung secara signifikan,” ujarnya.

Belakangan, proyek tersebut kembali menjadi perbincangan publik lantaran adanya pembahasan soal utang dan pembiayaan.

Namun, Andy menilai isu tersebut seharusnya tidak dijadikan bahan polemik karena restrukturisasi utang adalah hal yang lazim dalam proyek infrastruktur besar.

“Belakangan ada yang menyoal utang Whoosh. Padahal, restrukturisasi utang itu hal sangat biasa, tidak perlu ada yang dikhawatirkan secara berlebihan,” tegasnya.

Sebelumnya, saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat pada Selasa (4/11), Presiden Prabowo menegaskan dirinya tidak menemukan masalah berarti dalam proyek Whoosh setelah mempelajarinya secara langsung. Ia bahkan menyatakan siap bertanggung jawab atas keberlanjutan proyek tersebut.

Prabowo juga menekankan dalam penyediaan layanan publik, pemerintah tidak seharusnya semata-mata menghitung dari sisi untung dan rugi. Bagi Prabowo, proyek transportasi publik seperti Whoosh adalah investasi jangka panjang untuk rakyat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 12:57 WIB

Prabowo 'Gebrak Meja', Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun Dibayar Pakai Duit Rampasan Koruptor

Prabowo 'Gebrak Meja', Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun Dibayar Pakai Duit Rampasan Koruptor

News | Rabu, 05 November 2025 | 11:51 WIB

Istana Pasang Badan! 7 Fakta Prabowo Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Tahun untuk Bayar Utang Whoosh

Istana Pasang Badan! 7 Fakta Prabowo Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Tahun untuk Bayar Utang Whoosh

News | Rabu, 05 November 2025 | 11:37 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB