Saya Tanggung Jawab! Prabowo Ambil Alih Utang Whoosh, Sindir Jokowi?

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 05 November 2025 | 14:01 WIB
Saya Tanggung Jawab! Prabowo Ambil Alih Utang Whoosh, Sindir Jokowi?
Presiden Prabowo Subianto merespons masalah terkait utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan bertanggung jawab penuh atas utang Kereta Cepat Whoosh.

  • Pengamat menilai sikap Prabowo adalah tanggung jawab moral, bukan membela kebijakan era Jokowi.

  • Prabowo sebut transportasi publik adalah layanan, sehingga tidak seharusnya dihitung untung atau rugi.

Suara.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang siap bertanggung jawab atas permasalahan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memicu berbagai spekulasi. Publik bertanya-tanya apakah langkah tersebut murni tanggung jawab sebagai kepala negara atau upaya untuk "pasang badan" bagi pendahulunya, Joko Widodo, yang namanya kerap dikaitkan dengan polemik proyek tersebut.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan, menilai tindakan Prabowo bukanlah upaya membela Jokowi.

"Saya tidak melihat Prabowo sedang pasang badan untuk Jokowi. Masyarakat sudah tahu Whoosh merugi karena kebijakan Jokowi yang keliru dan dipaksakan," kata Yusak kepada Suara.com, Rabu (5/11/2025).

Menurut Yusak, sikap Prabowo menunjukkan tanggung jawab moral sebagai seorang presiden untuk menyelesaikan masalah yang diwariskan, terlepas dari siapa pembuat kebijakan sebelumnya.

"Sebagai kepala negara, Prabowo merasa punya tanggung jawab menyelesaikan utang Whoosh. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral, bukan upaya membela Jokowi," tegasnya.

Yusak memandang ini sebagai gaya kepemimpinan baru yang berani mengambil alih masalah, bukan mencari kambing hitam. Ia membandingkannya dengan penanganan proyek Hambalang di era sebelumnya.

"Dulu proyek Hambalang bermasalah, tapi presiden baru (Jokowi) tidak menyelesaikannya. Sekarang kereta cepat bermasalah, presiden baru (Prabowo) berani bertanggung jawab," jelas Yusak.

Ia menambahkan, sikap Prabowo seharusnya membuat Jokowi "malu dan berterima kasih" karena beban utang tersebut kini ditangani. Namun, Yusak mengingatkan bahwa komitmen ini tidak berarti menghentikan proses hukum jika ada dugaan penggelembungan dana dalam proyek Whoosh.

Prabowo: Ini Tanggung Jawab Presiden

baca juga

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta publik tidak khawatir mengenai utang Whoosh. Ia menegaskan bahwa sebagai kepala negara, ia bertanggung jawab penuh atas proyek tersebut.

"Nggak usah khawatir, apa itu ribut-ribut utang Whoosh? Saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya tanggung jawab," kata Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa layanan transportasi publik di seluruh dunia tidak seharusnya dihitung berdasarkan untung-rugi, melainkan manfaatnya bagi rakyat. Ini, menurutnya, adalah bentuk kewajiban pelayanan publik (public service obligation) yang menjadi kehadiran negara.

"Uang untuk ini berasal dari rakyat, dari pajak, dan kekayaan negara. Makanya kita harus hentikan korupsi agar uang rakyat bisa kita kembalikan untuk pelayanan," tegasnya.

Prabowo pun meminta agar proyek kerja sama Indonesia-Tiongkok ini tidak dipolitisasi untuk menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guntur Romli Skakmat Budi Arie, Jejak Digital Projo Terbongkar: Dulu Jilat, Kini Muntahin Jokowi

Guntur Romli Skakmat Budi Arie, Jejak Digital Projo Terbongkar: Dulu Jilat, Kini Muntahin Jokowi

News | Rabu, 05 November 2025 | 13:02 WIB

PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak

PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak

News | Rabu, 05 November 2025 | 12:58 WIB

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×