Kenaikan Tarif Transjakarta Masih Dikaji, Gubernur Pramono: Belum Tentu Naik

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 05 November 2025 | 20:33 WIB
Kenaikan Tarif Transjakarta Masih Dikaji, Gubernur Pramono: Belum Tentu Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan Halte Jaga Jakarta. (Suara.com/Lilis)
  • Kenaikan tarif Transjakarta masih dikaji, Gubernur Pramono sebut keputusan belum tentu akan naik.

  • Tarif Rp3.500 saat ini hanya menutupi 14 persen biaya operasional layanan Transjakarta.

  • Dibandingkan kota penyangga, tarif Rp3.500 di Jakarta lebih murah dan sudah terintegrasi.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa rencana kenaikan tarif layanan Transjakarta masih dalam tahap pengkajian dan belum ada keputusan final. Ia bahkan menegaskan bahwa tarif yang telah bertahan selama dua dekade ini belum tentu akan dinaikkan.

"Rencana itu sedang dikaji. Apakah nanti diputuskan naik atau tidak, saya akan memutuskan pada saat yang tepat. Kan, tidak harus naik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Pramono menjelaskan, keputusan akhir akan diambil setelah mempertimbangkan hasil kajian dan kondisi ekonomi masyarakat. Saat ini, tarif Transjakarta masih sebesar Rp3.500 per penumpang, angka yang tidak berubah sejak layanan ini pertama kali beroperasi pada 2004.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memaparkan konteks di balik wacana ini. Menurutnya, tarif Rp3.500 saat ini hanya mampu menutupi sekitar 14 persen dari total biaya operasional (cost recovery).

"Dengan tarif Rp3.500, cost recovery hanya di angka 14 persen. Apalagi dengan adanya pemotongan DBH (Dana Bagi Hasil), ini tentu berpengaruh terhadap kapasitas fiskal Jakarta," ujar Syafrin.

Syafrin membandingkan tarif tersebut dengan layanan transportasi di daerah penyangga seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang, yang rata-rata sudah mencapai Rp5.000 untuk sekali perjalanan dan tidak terintegrasi.

"Di sana, tarifnya Rp5.000 untuk sekali naik. Begitu berpindah angkot, bayar lagi. Tapi di Jakarta, tarif Rp3.500 sudah mencakup layanan terintegrasi yang melayani 91,8 persen populasi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Jadi Fokus Dirut Transjakarta, Kenapa Mode Share Transportasi Umum di Jakarta Baru 22 Persen?

Lagi Jadi Fokus Dirut Transjakarta, Kenapa Mode Share Transportasi Umum di Jakarta Baru 22 Persen?

News | Rabu, 05 November 2025 | 18:39 WIB

Bau Busuk RDF Rorotan Bikin Geram! Ribuan Warga Ancam Demo Balai Kota, Gubernur Turun Tangan?

Bau Busuk RDF Rorotan Bikin Geram! Ribuan Warga Ancam Demo Balai Kota, Gubernur Turun Tangan?

News | Rabu, 05 November 2025 | 17:23 WIB

Buka Pas Weekend! 3 Perpustakaan Gratis ini Ada di Dekat Halte Transjakarta

Buka Pas Weekend! 3 Perpustakaan Gratis ini Ada di Dekat Halte Transjakarta

Your Say | Rabu, 05 November 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB