Misteri Keracunan MBG di Bandung Barat Terkuak: BGN Pastikan Bukan Air, Ini Biang Keladinya

Bangun Santoso

Selasa, 11 November 2025 | 12:08 WIB
Misteri Keracunan MBG di Bandung Barat Terkuak: BGN Pastikan Bukan Air, Ini Biang Keladinya
Siswa yang diduga keracunan hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan penanganan di posko penanganan keracunan MBG di SMPN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa]
baca 10 detik
  • Hasil uji laboratorium BGN secara definitif membuktikan bahwa kualitas air di 6 dari 7 lokasi SPPG di Bandung Barat memenuhi syarat dan bukan menjadi penyebab utama keracunan massal
  • Penyebab utama insiden keracunan pertama pada September 2025 telah diidentifikasi berasal dari cemaran nitrit yang tinggi pada makanan (melon dan lotek), bukan pada air yang digunakan untuk memasak
  • Untuk mencegah kejadian serupa, BGN mengeluarkan aturan tegas yang mewajibkan seluruh SPPG di Indonesia untuk memasak hidangan Makan Bergizi Gratis hanya menggunakan air kemasan galon yang telah tersertifikasi

Suara.com - Teka-teki penyebab insiden keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akhirnya menemukan titik terang. Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan hasil uji laboratorium yang mematahkan dugaan publik selama ini: kualitas air bukanlah biang keladinya.

Melalui investigasi mendalam, BGN memastikan air yang digunakan di mayoritas lokasi penyelenggara makanan dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

"Hasil temuan kami di lapangan yang terkonfirmasi dari hasil uji laboratorium, menunjukkan bahwa air yang digunakan pada enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bandung Barat telah memenuhi syarat,” kata Ketua Tim Investigasi Independen BGN Arie Karimah Muhammad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Analisis komprehensif yang dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Bandung Barat sejak 23 Oktober 2025 mencakup uji fisik, kimia, dan mikrobiologi. Hasilnya, air di enam SPPG—yakni SPPG Cipongkor Cijambu, Cipongkor Neglasari, Cisarua Jambudipa, Cisarua Pasirlangu, Lembang Kayu Ambon, dan Lembang Cibodas 2—dinyatakan bersih dari zat berbahaya dan memenuhi standar kesehatan.

"Jadi soal kualitas air bersih di enam SPPG itu sudah jelas, tidak perlu menjadi perdebatan lagi," ujar Arie sebagaimana dilansir Antara.

Meski begitu, investigasi menemukan satu pengecualian. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa air yang digunakan di SPPG Cihampelas tidak memenuhi syarat karena adanya cemaran mangan, zat besi, serta bakteri Coliform.

Temuan ini menguatkan hasil investigasi sebelumnya pada insiden pertama 26 September 2025, yang menyimpulkan penyebab keracunan ratusan siswa berasal dari tingginya cemaran nitrit pada hidangan melon dan lotek, bukan dari air secara langsung.

Sebagai langkah antisipasi dan untuk menjamin keamanan tertinggi, BGN mengambil kebijakan tegas. Seluruh penyelenggara program diwajibkan menggunakan air minum kemasan galon yang terjamin kualitasnya.

"BGN tetap mewajibkan seluruh SPPG untuk memasak hidangan MBG dengan air dari kemasan galon yang telah tersertifikasi," tutur Arie.

baca juga

Sementara itu, dua kasus keracunan lain yang terjadi di SPPG Cisarua Jambudipa pada 14 Oktober 2025 dan SPPG Cisarua Pasirlangu pada 15 Oktober 2025 belum dapat dianalisis lebih lanjut.

"Dalam dua kasus ini insiden tidak bisa dianalisis lebih lanjut, karena tim investigasi independen tidak memperoleh data hasil uji laboratorium terhadap makanan yang disajikan," ujar Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Lama Sashimi Aman di Suhu Ruang? Ketahui Supaya Tidak Berakhir Keracunan

Berapa Lama Sashimi Aman di Suhu Ruang? Ketahui Supaya Tidak Berakhir Keracunan

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 14:38 WIB

Anggur Hijau Terkontaminasi Sianida Terdeteksi di Menu MBG, DPR Soroti Pengawasan Impor Pangan

Anggur Hijau Terkontaminasi Sianida Terdeteksi di Menu MBG, DPR Soroti Pengawasan Impor Pangan

News | Jum'at, 07 November 2025 | 10:50 WIB

Bukan dari Prabowo, Perempuan Ini Bagikan Momen Dapat 'MBG' dari BLACKPINK

Bukan dari Prabowo, Perempuan Ini Bagikan Momen Dapat 'MBG' dari BLACKPINK

Entertainment | Kamis, 06 November 2025 | 12:01 WIB

Cak Imin Instruksikan BGN Gunakan Alat dan Bahan Pangan Lokal untuk MBG

Cak Imin Instruksikan BGN Gunakan Alat dan Bahan Pangan Lokal untuk MBG

News | Rabu, 05 November 2025 | 21:43 WIB

Kades 'Geruduk' DPR, Minta Dilibatkan Ikut Kelola MBG ke Dasco

Kades 'Geruduk' DPR, Minta Dilibatkan Ikut Kelola MBG ke Dasco

News | Selasa, 04 November 2025 | 17:24 WIB

20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Diduga Keracunan MBG di Hari ke-3, Puding Coklat Bau Gosong

20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Diduga Keracunan MBG di Hari ke-3, Puding Coklat Bau Gosong

News | Senin, 03 November 2025 | 18:23 WIB

Gejala Mual hingga Pusing, Program MBG di SDN Meruya Jakbar Disetop usai Siswa Keracunan Massal

Gejala Mual hingga Pusing, Program MBG di SDN Meruya Jakbar Disetop usai Siswa Keracunan Massal

News | Senin, 03 November 2025 | 16:49 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×