Bukan Cuma Kapal, Ini Daftar Armada Basarnas yang 'Terparkir' Akibat Anggaran Dipangkas Rp409 M

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 11 November 2025 | 19:58 WIB
Bukan Cuma Kapal, Ini Daftar Armada Basarnas yang 'Terparkir' Akibat Anggaran Dipangkas Rp409 M
Kepala Basarnas Mohammad Syafii saat rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR di Kompleks Gedung Parlemen Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Tangkapan layar]
  • Efisiensi anggaran membuat sarana vital pencarian dan pertolongan Basarnas tidak terawat maksimal.

  • Dari 23 kapal yang butuh perbaikan, hanya 14 unit yang mampu dianggarkan tahun ini.

  • Hanya 5 dari total 12 helikopter SAR yang bisa dioperasikan secara bergantian.

Suara.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas mengungkap permasalahan yang dihadapinya akibat efisiensi anggaran.

Persoalan tersebut, yakni pemeliharaan armada kapal dan helikopter yang menjadi alat transporasi penyelamatan tidak berjalan maksimal.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan secara langsung dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (11/11/2025).

Dalam paparannya, Syafii merinci bagaimana keterbatasan dana secara langsung berdampak pada jadwal perbaikan (docking) armada laut.

Dari total 23 kapal yang seharusnya masuk jadwal docking pada tahun 2025, Basarnas hanya memiliki kapasitas anggaran untuk memperbaiki 14 unit.

"Kami sampaikan untuk kegiatan pemeliharaan sarana prasarana SAR, yang pertama pemeliharaan kapal dilaksanakan untuk yang memasuki jadwal docking sebenarnya sebanyak 23 kapal, namun dengan adanya keterbatasan anggaran di tahun 2025 hanya mampu melaksanakan docking 14 kapal dan telah terlaksana 8 kapal," ujar Syafii dalam rapat.

Situasi serupa juga melanda armada udara. Dari 12 unit helikopter yang dimiliki, hanya sebagian kecil yang bisa dioperasikan secara penuh karena kendala biaya pemeliharaan rutin.

"Pemeliharaan pesawat helikopter, Basarnas memiliki 12 helikopter yang harus dipelihara, namun dengan adanya keterbatasan anggaran hanya kita operasikan atau Basarnas mengoperasikan 5 pesawat secara bergantian," tambahnya.

Syafii menjelaskan bahwa akar masalah tersebut, yakni pemblokiran anggaran yang signifikan.

Awalnya, Basarnas menerima pagu anggaran sebesar Rp1,497 triliun untuk tahun 2025.

Namun, kebijakan efisiensi memaksa adanya pemblokiran sebesar Rp409,14 miliar, yang menyusutkan dana operasional menjadi hanya Rp1,08 triliun.

Meski demikian, Basarnas kemudian memperoleh relaksasi anggaran. Relaksasi pertama sebesar Rp 126,98 miliar, dan relaksasi kedua pada tanggal 16 Juli 2025 sebesar Rp 272,29 miliar. 

Setelah mendapatkan relaksasi ini, anggaran Basarnas yang diblokir berkurang drastis menjadi Rp 9,88 miliar. Dengan demikian, pagu anggaran Basarnas setelah dikurangi blokir menjadi Rp 1,487 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Hilangnya Ambulans Laut di Selat Makassar, Basarnas Turunkan KN SAR 104 Kamajaya

Misteri Hilangnya Ambulans Laut di Selat Makassar, Basarnas Turunkan KN SAR 104 Kamajaya

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:04 WIB

Operasi Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup Basarnas

Operasi Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup Basarnas

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:53 WIB

Terungkap! Alasan Basarnas Sering Telat Selamatkan Korban : Rinjani Jadi Bukti Nyata!

Terungkap! Alasan Basarnas Sering Telat Selamatkan Korban : Rinjani Jadi Bukti Nyata!

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:38 WIB

Terkini

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:04 WIB

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:41 WIB

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:23 WIB

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:14 WIB

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:07 WIB

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59 WIB

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:53 WIB

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:51 WIB