Kontroversi 41 Dapur MBG Milik Anak Pejabat di Makassar, Begini Respons Pimpinan BGN

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Jum'at, 21 November 2025 | 08:59 WIB
Kontroversi 41 Dapur MBG Milik Anak Pejabat di Makassar, Begini Respons Pimpinan BGN
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Pimpinan BGN beda sikap soal kepemilikan 41 dapur MBG oleh satu pihak.
  • Ketua BGN sebut tak ada pelanggaran karena merupakan investasi swasta yang percepat program.
  • Wakil Kepala BGN akan perketat pengawasan dan aturan untuk mencegah monopoli di masa depan.

Suara.com - Kepemilikan 41 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Yasika Aulia Rachmadani, anak Wakil Ketua DPRD di Makassar, menuai respons berbeda dari pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Ketua BGN menyebut tidak ada pelanggaran, sementara Wakil Kepala BGN mengakui adanya celah aturan dan berjanji akan memperketat pengawasan ke depan.

Ketua BGN: Bukan Pelanggaran, Itu Investasi Swasta

Ketua BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat adanya pelanggaran. Menurutnya, proses pendaftaran mitra dilakukan secara digital dan terbuka. Ia menjelaskan, BGN memang membatasi satu yayasan hanya boleh memiliki maksimal 10 SPPG per provinsi, namun pembangunan dapur itu sendiri merupakan investasi swasta, bukan menggunakan uang negara.

"Itu investasi, jadi siapa pun yang bangun, Badan Gizi sangat terbantu karena fasilitas cepat terbangun. Itu bukan uang negara," kata Dadan di Jakarta, Selasa (19/11/2025).

Ia menolak anggapan monopoli dan justru mengapresiasi pihak swasta yang membangun banyak dapur karena telah mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN: Ada Celah Aturan, Akan Diawasi

Di sisi lain, Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengakui adanya celah yang dimanfaatkan. Menurutnya, Yasika bisa mengelola 41 SPPG karena menggunakan nama yayasan yang berbeda-beda untuk mengakali aturan pembatasan.

"Yang ke depan akan saya awasi," ujar Nanik di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025) malam.

Ia membuka peluang untuk membuat aturan yang lebih baku dalam bentuk petunjuk teknis (Juknis) untuk mencegah hal serupa terjadi lagi. Meski demikian, Nanik memastikan 41 SPPG yang sudah berjalan tidak akan dihentikan demi keberlangsungan program bagi anak-anak penerima manfaat.

baca juga

"Tidak akan dihentikan, nanti bagaimana anak-anak yang terima manfaat? Tapi kita akan evaluasi untuk memastikan dapurnya berjalan dengan baik," jelasnya.

Saat ini, BGN telah menutup sementara pendaftaran SPPG baru untuk melakukan pemetaan ulang dan memastikan semua pihak yang terdaftar benar-benar membangun fasilitas sesuai komitmen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Prabowo Minta Ganti Menu MBG dengan Daging dan Telur Puyuh

Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Prabowo Minta Ganti Menu MBG dengan Daging dan Telur Puyuh

News | Jum'at, 21 November 2025 | 07:57 WIB

Cegah Inflasi Akibat MBG, Pemerintah Rencanakan Pembangunan Peternakan dan Lahan Pertanian Baru

Cegah Inflasi Akibat MBG, Pemerintah Rencanakan Pembangunan Peternakan dan Lahan Pertanian Baru

News | Jum'at, 21 November 2025 | 07:34 WIB

Wamenag Janji Semua Santri Dapat Makan Bergizi Gratis, Hanya 2 Persen yang Terjangkau Saat Ini!

Wamenag Janji Semua Santri Dapat Makan Bergizi Gratis, Hanya 2 Persen yang Terjangkau Saat Ini!

News | Kamis, 20 November 2025 | 10:34 WIB

Terkini

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

Banten | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:36 WIB

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Harga Jam Tangan Regan Harney, Jadi Hadiah Tim Bulu Tangkis Indonesia Usai Asian Games 2026

Harga Jam Tangan Regan Harney, Jadi Hadiah Tim Bulu Tangkis Indonesia Usai Asian Games 2026

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Ramai Fenomena Downgrade Lifestyle, Pakar Khawatir Jatah Asupan Protein Menurun

Ramai Fenomena Downgrade Lifestyle, Pakar Khawatir Jatah Asupan Protein Menurun

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×