Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Prabowo Minta Ganti Menu MBG dengan Daging dan Telur Puyuh

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 21 November 2025 | 07:57 WIB
Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Prabowo Minta Ganti Menu MBG dengan Daging dan Telur Puyuh
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11/2025). [Suara.com/Novian]
  • Presiden Prabowo meminta kurangi telur di menu MBG saat Natal dan Tahun Baru.
  • Langkah ini untuk mencegah lonjakan harga bahan pokok akibat kebutuhan program MBG.
  • Pemerintah siapkan kemandirian pangan melalui peternakan dan lahan pertanian baru.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar penggunaan telur ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikurangi menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2026. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran seiring meningkatnya permintaan dari masyarakat.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengonfirmasi bahwa sudah ada tanda-tanda kenaikan harga pada beberapa komoditas akibat besarnya kebutuhan program MBG.

"Saat ini sudah mulai sedikit-sedikit, misalnya ayam dan telur. Tanda-tanda itu mulai ada, terutama di kabupaten yang dapurnya sudah banyak," kata Nanik usai rapat bersama Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Presiden menyarankan agar menu MBG lebih fleksibel saat permintaan pasar sedang tinggi.

"Presiden berpesan, saat Nataru atau Lebaran, mungkin telur untuk anak-anak kita kurangi dan diganti daging sapi atau telur puyuh, supaya tidak mengganggu kebutuhan masyarakat untuk membuat kue," jelas Nanik.

Strategi Kemandirian Pangan Jangka Panjang

Selain solusi jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan strategi kemandirian pangan skala besar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku MBG. Dalam rapat yang juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden menginstruksikan beberapa langkah konkret, antara lain:

  • Pembangunan peternakan sapi perah dengan target produksi 3 juta liter susu per hari.
  • Pembukaan lahan pertanian baru, khususnya untuk tanaman kedelai guna mengurangi ketergantungan impor bahan baku tahu dan tempe.

Nanik menegaskan, penyediaan bahan baku ini akan melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, sesuai Keppres Nomor 28 Tahun 2025. Beberapa kerja sama yang telah dirintis meliputi:

  • TNI Angkatan Darat untuk beternak ayam dan menanam sayuran di tingkat Kodim.
  • Kementerian Koperasi yang menyiapkan pembiayaan Rp300 miliar untuk koperasi pangan.
  • Kementerian Dalam Negeri untuk menggerakkan pemanfaatan lahan kosong di tingkat RT/RW.

"Jangan sampai terjadi gejolak harga di masyarakat. Makanya, kami semua bersatu padu untuk menyiapkan bahan baku MBG," pungkas Nanik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Inflasi Akibat MBG, Pemerintah Rencanakan Pembangunan Peternakan dan Lahan Pertanian Baru

Cegah Inflasi Akibat MBG, Pemerintah Rencanakan Pembangunan Peternakan dan Lahan Pertanian Baru

News | Jum'at, 21 November 2025 | 07:34 WIB

Mulai Malam Ini Pemerintah Resmi Kasih Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Besar-besaran

Mulai Malam Ini Pemerintah Resmi Kasih Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Besar-besaran

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 20:01 WIB

Awas! Lebih dari 3.000 Bus Tak Layak Jalan di Momen Libur Nataru

Awas! Lebih dari 3.000 Bus Tak Layak Jalan di Momen Libur Nataru

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:18 WIB

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:16 WIB

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:14 WIB

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:04 WIB

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:50 WIB

6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak

6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:19 WIB