Menkes Sesalkan Kematian Ibu Hamil di Papua, Janji Perbaikan Layanan Kesehatan Agar Tak Terulang

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 28 November 2025 | 00:01 WIB
Menkes Sesalkan Kematian Ibu Hamil di Papua, Janji Perbaikan Layanan Kesehatan Agar Tak Terulang
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyesal atas meninggalnya ibu hamil Irene Sokoy dan bayi di Jayapura usai ditolak empat rumah sakit.
  • Kementerian Kesehatan telah mengirim tim investigasi ke Papua untuk mencari penyebab dan memastikan perbaikan layanan segera terjadi.
  • Gubernur Papua yang baru berjanji akan mempercepat pembenahan layanan kesehatan primer dan rujukan menyusul insiden tragis ini.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan penyesalan mendalam atas meninggalnya Irene Sokoy, ibu hamil di Jayapura, Papua, yang wafat bersama bayinya setelah ditolak empat rumah sakit. Menkes Budi menegaskan bahwa kejadian ini tidak boleh terulang.

"Saya pribadi mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya ibu Sokoy dan calon bayi. ini kejadian yang harusnya tidak terjadi dan sangat memprihatinkan. Justru kemenkes ingin menghapuskan kematian bayi. Saya menyesal sekali hal ini terjadi," kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Ia menekankan bahwa pemerintah sebenarnya sedang berupaya keras menekan angka kematian ibu dan bayi.

Itu sebabnya, Kemenkes langsung mengirimkan tim investigasi sesaat setelah kabar kematian Irene mencuat. Tim tersebut kini sudah kembali ke Jakarta dan telah menyampaikan laporan lengkap.

"Tim itu tugasnya dua. Pertama, untuk menginvestigasi kenapa ini bisa terjadi.

Dan tugas yang kedua adalah untuk memastikan ada perbaikan yang signifikan dan langsung terjadi terutama di Papua. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ucapnya. 

Hasil investigasi akan menjadi dasar tindakan korektif yang harus segera dijalankan pemerintah daerah dan seluruh fasilitas kesehatan terkait.

Menkes juga mengungkapkan bahwa Gubernur Papua yang baru dilantik sebenarnya sempat menemui dirinya sebelum insiden itu terjadi. Pertemuan tersebut berlangsung satu hingga dua minggu sebelumnya, bersama sejumlah bupati.

Menurutnya, gubernur sudah berkomitmen mempercepat pembenahan layanan kesehatan primer dan rujukan di Papua.

baca juga

"Beliau juga merasa sedih sekali. Dan, beliau sudah berjanji pada saat itu bahwa, yuk kita perbaiki sama-sama pelayanan kesehatan di Papua," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Kemenkes Sanksi Tegas 4 RS di Papua yang Tolak Pasien Ibu Hamil

DPR Desak Kemenkes Sanksi Tegas 4 RS di Papua yang Tolak Pasien Ibu Hamil

News | Rabu, 26 November 2025 | 20:11 WIB

Geger Kematian Ibu Hamil di Papua, Pimpinan DPR Sebut Negara Lalai: No Viral No Justice

Geger Kematian Ibu Hamil di Papua, Pimpinan DPR Sebut Negara Lalai: No Viral No Justice

News | Rabu, 26 November 2025 | 19:55 WIB

BPJS Kesehatan Ungkap Data Mengejutkan: 454 Puskesmas Belum Memiliki Dokter Umum

BPJS Kesehatan Ungkap Data Mengejutkan: 454 Puskesmas Belum Memiliki Dokter Umum

News | Rabu, 26 November 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×