PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 30 November 2025 | 21:20 WIB
PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), saat ditemui awak media di Kantor PCNU Kota Surabaya. [SuaraJatim/Dimas Angga]
baca 10 detik
  • Wakil Sekjen PBNU, Najib Azca, menilai pemberhentian Ketum KH Yahya Cholil Staquf menyalahi AD/ART organisasi.
  • Najib Azca menyatakan keputusan strategis itu terburu-buru sebab audit keuangan belum rampung dan tim pencari fakta baru bergerak.
  • Beberapa PWNU menyerukan islah dan tabayyun; namun Rais Aam menegaskan keputusan pemberhentian tersebut sudah final.

Suara.com - Gelombang polemik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin tinggi. Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Najib Azca, secara tegas menyatakan bahwa keputusan Rais Aam Miftachul Akhyar untuk memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf dari kursi Ketua Umum adalah sebuah langkah yang menyalahi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Salah satu sorotan utama Najib adalah mengenai audit keuangan PBNU yang disebut-sebut menjadi salah satu dasar pemberhentian.

Ia menegaskan bahwa proses audit oleh auditor independen tersebut hingga kini belum rampung dan belum menghasilkan laporan apa pun yang bisa dijadikan landasan untuk mengambil keputusan sepenting itu.

Menurutnya, hal ini justru memperkuat kritik terhadap langkah Rais Aam yang dinilai terburu-buru. Ia menyoroti sebuah kejanggalan fatal dalam prosedur yang ditempuh.

“Audit belum selesai, tim pencari fakta baru bergerak setelah keputusan diumumkan. Bagaimana mungkin keputusan strategis diambil sebelum fakta lengkap tersedia? Prinsip organisasi yang tertib harus dijunjung tinggi,” kata Najib di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Najib menekankan bahwa marwah organisasi seharusnya dijaga dengan mengedepankan prosedur yang benar, bukan berdasarkan asumsi atau tekanan dari pihak internal.

Proses yang terbalik, di mana keputusan diambil lebih dulu sebelum fakta terkumpul, justru dinilai akan semakin memecah belah soliditas NU.

“Jika ada dugaan pelanggaran, penyelidikan dulu. Fakta dikumpulkan, dibahas di forum yang sah, baru keputusan diambil. Membalik urutan justru memecah belah,” tegas Najib.

Di tengah panasnya suhu politik di level pengurus pusat, Najib menyebut bahwa suara berbeda justru datang dari daerah.

baca juga

Sejumlah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari berbagai provinsi menyerukan agar PBNU mengutamakan jalan islah (rekonsiliasi) dan tabayyun (klarifikasi).

Menurutnya, penyelesaian damai melalui musyawarah adalah tradisi luhur organisasi yang harus senantiasa dijaga.

Beberapa PWNU bahkan meminta agar kepengurusan yang ada saat ini dituntaskan masa khidmatnya hingga muktamar mendatang, sementara persoalan internal dibenahi secara bijak tanpa menimbulkan guncangan.

Sikap ini kontras dengan pernyataan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, yang kembali menegaskan keputusan pemberhentian Gus Yahya dalam konferensi pers di kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).

Ia menyatakan keputusan tersebut final berdasarkan hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU pada 20 November lalu.

"Sebanyak 36 PWNU yang hadir telah memahami dengan baik latar belakang keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Rais Aam untuk menindaklanjuti keputusan tersebut," ujar Akhyar, seperti dilansir laman resmi NU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Ungkap Pemicu Desakan Mundur Ketum PBNU

Mahfud MD Ungkap Pemicu Desakan Mundur Ketum PBNU

Video | Minggu, 30 November 2025 | 20:17 WIB

Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya

Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya

News | Minggu, 30 November 2025 | 20:10 WIB

Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih

Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih

News | Sabtu, 29 November 2025 | 16:18 WIB

PBNU Tegaskan Tidak Ada Sabotase, Sistem Persuratan Digital Justru Lindungi Integritas Organisasi

PBNU Tegaskan Tidak Ada Sabotase, Sistem Persuratan Digital Justru Lindungi Integritas Organisasi

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:05 WIB

Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?

Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:39 WIB

Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak

Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:23 WIB

Khawatir NU Terpecah: Ini Seruan dari Nahdliyin Akar Rumput untuk PBNU

Khawatir NU Terpecah: Ini Seruan dari Nahdliyin Akar Rumput untuk PBNU

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:17 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×