IDAI Desak Banjir Sumatera Jadi Bencana Nasional: Anak Paling Rentan Terimbas

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 01 Desember 2025 | 15:51 WIB
IDAI Desak Banjir Sumatera Jadi Bencana Nasional: Anak Paling Rentan Terimbas
Ketua IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K). [Suara.com/Lilis Varwati]
baca 10 detik
  • Ketua IDAI mendorong pemerintah menetapkan banjir di tiga provinsi Sumatera sebagai bencana nasional karena dampaknya nyata.
  • Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan disabilitas sangat rentan terhadap trauma dan penyakit di lokasi pengungsian.
  • Penting dilakukan imunisasi serta dukungan pemenuhan gizi dan akses ASI bagi anak di lokasi pengungsian bencana.

Suara.com - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Nasarah Yanuarso ikut mendorong pemerintah menetapkan tragedi banjir besar di tiga provinsi Sumatera sebagai bencana nasional. 

Ia menilai dampaknya sudah sangat luas dan nyata, tidak hanya ramai di media sosial tetapi juga dirasakan langsung oleh warga di lapangan.

"Kami yakin ini bukan hanya heboh di medsos, memang di alam nyata juga heboh. Mudah-mudahan pemerintah bisa juga memasukkan ini sebagai bencana nasional. Ini saya kira sudah cukup besar dampaknya," kata Piprim dalam konferensi pers virtual, Senin (1/12/2025).

Dia menegaskan bahwa anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan dalam situasi darurat seperti bencana banjir. Selain anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas juga berada dalam kategori rentan yang membutuhkan perlindungan ekstra.

"Anak-anak bisa mengalami trauma, ketakutan, cemas, bahkan mimpi buruk, sehingga mungkin perlu upaya-upaya seperti mengajak mereka bermain," ucapnya.

Piprim juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi dan kebutuhan dasar anak selama berada di pengungsian. Ia mengapresiasi ketersediaan air bersih di beberapa titik, seperti yang disiapkan tenaga medis di Sumatera Utara.

Situasi pengungsian, lanjutnya, juga kerap menjadi tempat berkembangnya penyakit menular. Salah satu yang paling diwaspadai ialah campak, yang mudah menyebar di lingkungan padat dan terbatas.

"Biasanya di pengungsian itu ada penyakit campak yang mudah sekali nanti bisa menyebar kemana-mana. Oleh karena itu, imunisasi pada anak-anak di tempat pengungsian ini juga menjadi salah satu hal yang mungkin perlu diupayakan," kata Piprim.

Selain itu, Piprim mengingatkan pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui di daerah bencana. Ia meminta agar tidak ada hambatan bagi para ibu yang ingin tetap memberikan ASI kepada anaknya selama masa pengungsian.

baca juga

“Jangan sampai ibu-ibu yang ingin tetap memberikan ASI, ini tidak kita dukung,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kala Hujan Tak Lagi Jadi Berkah, Mengurai Akar Masalah Banjir Sumatra

Kala Hujan Tak Lagi Jadi Berkah, Mengurai Akar Masalah Banjir Sumatra

News | Senin, 01 Desember 2025 | 15:21 WIB

Misteri Kayu Gelondongan Hanyut saat Banjir Sumatera, Mendagri Tito Siapkan Investigasi

Misteri Kayu Gelondongan Hanyut saat Banjir Sumatera, Mendagri Tito Siapkan Investigasi

News | Senin, 01 Desember 2025 | 15:19 WIB

Ketua MPR: Bencana Sumatera Harus Jadi Pelajaran bagi Pemangku Kebijakan Soal Lingkungan

Ketua MPR: Bencana Sumatera Harus Jadi Pelajaran bagi Pemangku Kebijakan Soal Lingkungan

News | Senin, 01 Desember 2025 | 14:56 WIB

Terkini

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×