Gurita Narkoba Dewi Astutik: Edarkan Sabu Lintas Benua, Tembus Brasil dan Ethiopia

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 04 Desember 2025 | 16:01 WIB
Gurita Narkoba Dewi Astutik: Edarkan Sabu Lintas Benua, Tembus Brasil dan Ethiopia
Momen penangkapan ratu narkoba Dewi Astutik di Kamboja. (Ist)
  • Penangkapan gembong narkoba Dewi Astutik di Kamboja mengungkap jaringan globalnya yang menyebar ke Amerika dan Afrika.
  • Sindikat Dewi Astutik memanfaatkan Warga Negara Indonesia yang rentan dan tidak bekerja di Kamboja sebagai kurir.
  • Penangkapan dilakukan secara senyap di Sihanoukville melalui kerja sama gabungan BNN dengan otoritas Kamboja dan instansi terkait.

Suara.com - Penangkapan gembong narkoba kelas kakap, Dewi Astutik alias Paryatin, di Kamboja membuka kotak pandora yang mengejutkan. Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap fakta baru bahwa jaringan yang dikendalikan perempuan berjuluk 'Mami' ini.

Tidak hanya beroperasi di Asia, melainkan telah merentangkan tentakel bisnis haramnya hingga ke benua Amerika dan Afrika, menyentuh negara-negara jauh seperti Brasil dan Ethiopia.

Skala operasi yang luar biasa ini menunjukkan betapa masif dan terorganisirnya sindikat yang dibangun oleh Dewi, yang sebelumnya dikenal sebagai aktor intelektual di balik upaya penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun. Temuan ini sekaligus memetakan rute-rute baru peredaran narkotika yang kini menjadi fokus pendalaman BNN.

Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, membeberkan jangkauan luar biasa dari jaringan ini.

Menurutnya, sindikat Dewi Astutik tidak hanya bermain di kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle), tetapi telah membangun sel-sel distribusi di berbagai belahan dunia.

“Berdasar hasil pendalaman dan analisa narkoba yang diedarkan jaringan Paryatin alias Dewi Astutik di negara Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, Ethiopia,” kata Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Penyebutan Brasil dan Ethiopia menjadi sorotan utama. Brasil, yang berada di Amerika Latin, dikenal sebagai salah satu titik transit dan pasar narkotika global.

Sementara Ethiopia di Afrika, secara geografis strategis sebagai pintu gerbang antara Asia, Eropa, dan seluruh Afrika. Ini mengindikasikan bahwa jaringan 'Mami' Dewi memiliki kapabilitas logistik dan koneksi internasional yang sangat kuat.

Rekrut WNI Terlantar untuk Jadi Kurir Internasional

Salah satu aspek paling miris dari operasi sindikat ini adalah modus perekrutannya. BNN menemukan bahwa Dewi Astutik secara aktif dan sengaja menargetkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang mengalami kesulitan ekonomi atau tidak memiliki pekerjaan (jobless) di Kamboja.

Mereka diiming-imingi uang untuk menjadi kurir, membawa barang haram tersebut melintasi perbatasan berbagai negara.

Para WNI yang rentan ini dimanfaatkan untuk mengambil risiko terbesar dalam rantai peredaran narkoba.

Kamboja, yang menjadi basis operasi Dewi, digunakan sebagai pusat rekrutmen sebelum para kurir ini disebar ke berbagai negara tujuan.

"Sementara berdasarkan pendalaman, Paryatin khusus merekrut WNI yang jobless di Kamboja serta kawan-kawan kurir yang bersedia bergabung," ujar Suyudi.

Operasi Senyap di Sihanoukville

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal-usul Gembong Narkoba Dewi Astutik: Dari Penipu Online Hingga Bertemu Godfather Nigeria

Asal-usul Gembong Narkoba Dewi Astutik: Dari Penipu Online Hingga Bertemu Godfather Nigeria

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:41 WIB

Cerita Bimbim Slank Dicurhati Slankers Susah Lepas dari Narkoba, Musik dan Teater Jadi Solusi?

Cerita Bimbim Slank Dicurhati Slankers Susah Lepas dari Narkoba, Musik dan Teater Jadi Solusi?

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:47 WIB

Dewi Astutik Diringkus Tapi Perang Belum Usai, Membedah Ancaman dan Solusi Perang Narkoba Indonesia!

Dewi Astutik Diringkus Tapi Perang Belum Usai, Membedah Ancaman dan Solusi Perang Narkoba Indonesia!

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 06:50 WIB

Terungkap Jejak Licin Dewi Astutik, Ratu Narkoba Rp5 T Buronan Dua Negara

Terungkap Jejak Licin Dewi Astutik, Ratu Narkoba Rp5 T Buronan Dua Negara

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:13 WIB

Tergiur Rp26 Juta, Pasutri Ini Ditangkap Saat Jadi Kurir Sabu 19 Kg di Tambora

Tergiur Rp26 Juta, Pasutri Ini Ditangkap Saat Jadi Kurir Sabu 19 Kg di Tambora

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:47 WIB

Siapa Pria Misterius di Samping Ratu Narkoba Dewi Astutik Saat Digerebek di Kamboja?

Siapa Pria Misterius di Samping Ratu Narkoba Dewi Astutik Saat Digerebek di Kamboja?

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 23:15 WIB

Ditangkap di Kamboja, Dewi Astutik Ternyata Pengendali Jaringan Fredy Pratama di Golden Triangle!

Ditangkap di Kamboja, Dewi Astutik Ternyata Pengendali Jaringan Fredy Pratama di Golden Triangle!

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 19:25 WIB

Terkini

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:21 WIB

Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund

Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:19 WIB

Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah

Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:15 WIB

Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam

Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:14 WIB

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB

KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas

KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:00 WIB

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Gus Lilur Bongkar Peta Kekuatan Muktamar NU, 400 Suara Mengerucut ke Satu Poros?

Gus Lilur Bongkar Peta Kekuatan Muktamar NU, 400 Suara Mengerucut ke Satu Poros?

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:49 WIB

Imbas May Day di DPR, Pintu Keluar Tol Slipi Ditutup: Cek Rute Alternatif Tomang-Tanjung Duren

Imbas May Day di DPR, Pintu Keluar Tol Slipi Ditutup: Cek Rute Alternatif Tomang-Tanjung Duren

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:49 WIB