Lumpur Rendam RSUD Aceh Tamiang: Momen Pilu Dokter Menangis di Tengah Obat-obatan yang Rusak Parah

Dinda Rachmawati

Senin, 08 Desember 2025 | 16:21 WIB
Lumpur Rendam RSUD Aceh Tamiang: Momen Pilu Dokter Menangis di Tengah Obat-obatan yang Rusak Parah
Viral Ruang Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang Rusak Usai Banjir Bandang (Dok. Instagram)
baca 10 detik
  • RSUD Aceh Tamiang lumpuh total akibat banjir 3 meter; ruang farmasi penuh lumpur dan obat rusak. dr. Ilham menangis melihat kondisi tersebut.
  • Sepekan pascabencana, RSUD belum berfungsi. Pembersihan ditargetkan selesai 9 Desember dengan dukungan tim gabungan dan Kemenkes.
  • RSUD akan dijadikan rumah sakit sementara untuk korban banjir setelah fasilitas dibersihkan dan alat kesehatan dikirim dari Medan.

Suara.com - Banjir bandang setinggi lebih dari tiga meter yang menerjang Aceh Tamiang merusak hampir seluruh layanan publik, namun kerusakan paling memilukan terjadi di pusat layanan kesehatan utama wilayah tersebut, RSUD Aceh Tamiang. 

Rumah sakit yang menjadi tumpuan ribuan warga itu lumpuh total dan tak dapat digunakan lagi hingga lebih dari sepekan sejak bencana terjadi pada Kamis (27/11).

Dalam sebuah rekaman yang ramai beredar di media sosial, kondisi di dalam RSUD tampak memilukan, lantai tertutup lumpur tebal, obat-obatan berserakan dan hancur, rak dan lemari di ruang farmasi roboh, sementara petugas harus menyusuri ruangan dengan sepatu bot yang tenggelam dalam kubangan tanah. 

Bau lumpur bercampur obat yang rusak memenuhi ruangan, sebuah pemandangan yang tak pernah dibayangkan akan terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang penyembuhan.

Salah satu dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut, dr. Ilham Syahputra, tak kuasa menahan tangis ketika melihat kondisi ruang instalasi farmasi yang biasanya rapi dan steril, kini berubah menjadi lautan lumpur dan serpihan obat yang tak lagi bisa dipakai.

Dalam suara serak menahan emosinya, ia berkata, “Ya Allah… rumah sakit itu akses vital di sebuah wilayah untuk kesehatan. Kalau rumah sakitnya mati atau lumpuh, kayak mana masyarakat di sekitar untuk berobat?.”

Ia mengatakan tak menyangkan jika RSUD Aceh Tamiang bisa separah ini. Sementara di luar sana, begitu banyak korban banjir bandang yang saat ini sakit. 

“Aku sumpah nggak nyangka RSUD Aceh Tamiang tuh separah ini. Ini lumpuh total. Nggak bisa ngapa-ngapain. Obat-obatan berserakan, obat hancur… Ya Allah, di luar sana banyak kali orang sakit. Kami dari Medan bawa obat ke sini,” kata dia.

Hal ini seolah menjadi melainkan jeritan hati tenaga medis yang harus menyaksikan tempat mereka mengabdi berubah menjadi puing. 

baca juga

Dalam video yang diunggah, dr. Ilham terlihat menginjak lumpur tebal sambil mengangkat kardus-kardus obat yang telah terendam air bercampur tanah lumpur.

Pembersihan Dikebut dengan Dukungan Aparat Gabungan

Pemerintah daerah kini mengerahkan berbagai tim untuk mempercepat pembersihan RSUD. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyebut proses pembersihan ditargetkan selesai pada Selasa (9/12).

“Pembersihan RSUD kami targetkan tiga hari selesai. Banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan pada Minggu (7/12/2025).

Meski bangunan dan fasilitas rusak berat, RSUD Aceh Tamiang tetap dipersiapkan sebagai rumah sakit sementara untuk menangani para korban banjir yang jumlahnya terus bertambah. 

Tenaga kesehatan kini bekerja melawan waktu, membersihkan ruangan demi ruangan agar rumah sakit dapat kembali berfungsi meski dalam kondisi darurat.

Banjir ini bukan hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga luka emosional bagi tenaga kesehatan yang selalu berdiri di garis depan. 

Namun di tengah tumpukan lumpur dan obat-obatan yang rusak, tampak pula keteguhan manusia, para petugas medis, relawan, aparat, dan warga yang terus bergerak.

Seperti pesan dr. Ilham yang menggema di akhir videonya, “Aceh Tamiang masih butuh kita.”

Sebuah seruan yang mengingatkan bahwa pemulihan rumah sakit bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang mengembalikan harapan bagi seluruh masyarakat Aceh Tamiang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ria Ricis Ungkap Kondisi Banjir Sumatra Barat: Kritis, Banyak Korban Hilang

Ria Ricis Ungkap Kondisi Banjir Sumatra Barat: Kritis, Banyak Korban Hilang

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 09:05 WIB

Momen Prabowo Cicipi Masakan Dapur Umum Saat Tinjau Pengungsian Aceh

Momen Prabowo Cicipi Masakan Dapur Umum Saat Tinjau Pengungsian Aceh

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 07:35 WIB

RSUD Aceh Tamiang Dibersihkan Pascabanjir, Kemenkes Targetkan Layanan Kesehatan Segera Pulih

RSUD Aceh Tamiang Dibersihkan Pascabanjir, Kemenkes Targetkan Layanan Kesehatan Segera Pulih

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 20:46 WIB

Terkini

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

×