Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi, KLH Dukung Penanaman Pohon di Hulu Puncak

Vania Rossa

Selasa, 09 Desember 2025 | 22:04 WIB
Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi, KLH Dukung Penanaman Pohon di Hulu Puncak
Penanaman pohon di hulu Puncak. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • EIGER Adventure Land bersama KLH dan pemangku kepentingan menanam 350 pohon di lereng Gunung Pangrango untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
  • Program ini telah menanam lebih dari 118.000 pohon tegakan dan 8 juta tanaman semak sejak 2021 untuk perkuat struktur tanah.
  • Mitigasi bencana ini dilengkapi pembangunan kolam retensi serta sumur resapan, didasari prinsip penanaman berbasis sains dan geologi.

Suara.com - Upaya mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan limpasan air ekstrem terus diperkuat melalui pemulihan ekosistem hulu.

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), digandeng oleh EIGER Adventure Land,  melakukan penanaman pohon di lereng Gunung Pangrango, kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Puncak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat daya dukung lingkungan hulu sekaligus menekan risiko bencana yang dipicu oleh rusaknya vegetasi dan meningkatnya laju limpasan air permukaan (run-off).

Sebanyak 350 pohon endemik ditanam dalam kegiatan kali ini. Penanaman tersebut melengkapi program pemulihan vegetasi yang telah berjalan secara bertahap dan terukur sejak 2021.

Hingga kini, lebih dari 118.000 pohon tegakan dan lebih dari 8 juta tanaman semak serta penutup tanah telah ditanam untuk memperkuat struktur tanah, meningkatkan resapan air, dan mengurangi potensi erosi serta longsor.

Upaya mitigasi ini juga dilengkapi dengan pembangunan lima kolam retensi dan 205 sumur resapan yang berfungsi menahan dan mengatur aliran air saat curah hujan tinggi.

Selain itu, pendataan keanekaragaman hayati dilakukan bersama para pakar sebagai dasar pengelolaan lingkungan berbasis data dan sains.

Chairman PT Eigerindo Multi Produk Industri, Ronny Lukito, menegaskan bahwa pemulihan kawasan hulu memiliki peran penting dalam mengurangi dampak bencana hidrometeorologi di wilayah hilir.

“Melalui sinergi antara EIGER Adventure Land, KLH, para pakar, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya mengelola laju run-off dengan penanaman yang tepat, benar, dan masif. Penanaman pohon tegakan dan penutup tanah adalah bagian dari komitmen jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan hulu,” ujarnya.

baca juga

Pendekatan berbasis sains menjadi fondasi utama dalam program restorasi ini. Staf Pengajar Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, Yuli Suharnoto, menekankan pentingnya prinsip penanaman yang tepat guna mencegah bencana.

“Hal terpenting adalah ‘the right tree, in the right place, for the right purpose’. Kajian geologi, kestabilan lereng, dan analisis curah hujan menjadi dasar. Dengan zonasi tanaman yang tepat, kawasan ini dapat menahan air sekaligus mengurangi risiko longsor dan banjir bandang,” jelasnya.

Dari sisi tata kelola, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Roby Rohyadi, menyebut langkah yang dilakukan sejalan dengan arahan KLH dalam pengendalian risiko lingkungan.

“Pemulihan vegetasi dan pengelolaan run-off yang dilakukan EIGER penting untuk menekan potensi bencana. Pembinaan akan terus dilakukan agar rehabilitasi kawasan benar-benar efektif dan terukur,” katanya.

Pakar botani dan ekologi hutan tropis Prof. Tukirin Partomihardjo menambahkan, pemulihan ekosistem hulu juga membuka peluang kawasan ini menjadi pusat konservasi dan edukasi lingkungan.

“Pelestarian pohon endemik dan pembangunan arboretum dapat meningkatkan kesadaran publik, terutama generasi muda, tentang pentingnya ekosistem hulu dalam mencegah bencana,” ujarnya.

Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa pemulihan alam bukan sekadar program jangka pendek, melainkan komitmen berkelanjutan.

“Semua langkah kecil yang dilakukan hari ini bermuara pada satu tujuan: memperkuat ketahanan lingkungan hulu agar risiko bencana dapat ditekan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar upaya ini berdampak nyata,” ujarnya.

Melalui pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah, akademisi, pakar, komunitas, media, dan sektor swasta, pemulihan kawasan hulu Puncak diharapkan dapat menjadi contoh mitigasi bencana hidrometeorologi berbasis ekosistem—bagi wilayah sekitar, bagi lingkungan, dan bagi masa depan generasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Belum Selesai, Indonesia Disebut Belum Usai dengan Siklus Bencana

Ancaman Belum Selesai, Indonesia Disebut Belum Usai dengan Siklus Bencana

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:45 WIB

BMKG Waspadai Bibit Siklon, Ancaman Curah Hujan Tinggi dan Bencana Hidrometeorologi hingga Februari

BMKG Waspadai Bibit Siklon, Ancaman Curah Hujan Tinggi dan Bencana Hidrometeorologi hingga Februari

News | Senin, 01 Desember 2025 | 17:31 WIB

Banjir Bandang Sapu Lubuk Minturun Padang

Banjir Bandang Sapu Lubuk Minturun Padang

Foto | Jum'at, 28 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×