Respons Gerakan 'Patungan Beli Hutan', Ketua DPD RI: Itu Sebenarnya Pesan Kepada Negara

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 16:42 WIB
Respons Gerakan 'Patungan Beli Hutan', Ketua DPD RI: Itu Sebenarnya Pesan Kepada Negara
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin.
  • Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, mengapresiasi inisiatif Pandawara Group mengenai program Patungan Beli Hutan.
  • Inisiatif tersebut dilihat sebagai pesan penting kepada negara mengenai tata kelola sumber daya alam berkelanjutan.
  • Sultan menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus sejalan dengan prinsip ekologi untuk mencegah bencana ekologis.

Suara.com - Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, memberikan apresiasi positif terhadap munculnya dorongan "Patungan Beli Hutan" yang diusulkan oleh Pandawara Group pasca-rentetan bencana di Sumatera.

Ia menilai fenomena ini bukan sekadar bentuk kekecewaan publik, melainkan sebuah pesan peringatan bagi negara terkait tata kelola sumber daya alam.

Menurutnya, adanya dorongan ini sejalan dengan konsep Green Democracy (Demokrasi Hijau) yang diperjuangkannya. Ia menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh lagi dilakukan secara sporadis dengan mengorbankan lingkungan.

"Itu sebenarnya refleksi, pesan kepada negara dan kita semua, bahwa kita tidak boleh serta-merta selalu mengandalkan kekayaan alam yang ekstraktif," ujar Sultan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Ia menyoroti kebiasaan menjadikan sumber daya alam sebagai tumpuan utama ekonomi tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Sultan mengingatkan pemerintah bahwa kebijakan ekonomi dan ekologi harus berjalan beriringan.

"Jadi ekonomi penting, ekologi juga sangat penting. Kalau ekonomi (dianggap) tidak mampu jika tidak ada ekstraksi sumber daya alam, nah itu justru pesan pentingnya (untuk dievaluasi)," tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini menyatakan dukungannya terhadap aksi-aksi lingkungan yang dilakukan masyarakat sipil.

Ia mengungkapkan bahwa DPD RI sendiri secara rutin melakukan kegiatan penanaman pohon setiap minggunya sebagai bentuk komitmen menjaga alam.

Bagi Sultan, menanam pohon di negara tropis terbesar seperti Indonesia bukan sekadar seremonial, melainkan upaya menjaga eksistensi bangsa dari ancaman bencana ekologis.

"Saya setuju kok. Kenapa? Karena bukan hanya menanam pohon sebagai simbolik, tapi juga menanam harapan bahwa negara kita dengan hutan tropis terbesar ini harus kita jaga ekologisnya. Karena kalau tidak, lama-lama bisa tenggelam kita," pungkasnya.

Sebelumnya, Pandawara Group, kelompok konten kreator yang dikenal lantang menyuarakan isu lingkungan, mengajak masyarakat Indonesia patungan untuk membeli hutan di Indonesia.

Ide muncul karena keresahan mereka atas kondisi hutan di Indonesia saat ini.

"Lagi ngelamun, tiba-tiba aja kepikiran gimana kalau masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan,” tulis Pandawara pada 4 Desember 2025.

Unggahan Pandawara tersebut sebagai salah satu bentuk kekecewaan atas rusaknya hutan-hutan akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Kaya Denny Caknan? Mendadak Donasi Rp1 Miliar untuk Beli Hutan di Indonesia

Seberapa Kaya Denny Caknan? Mendadak Donasi Rp1 Miliar untuk Beli Hutan di Indonesia

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 15:10 WIB

Dukung Ide Pandawara Group Patungan Beli Hutan, Denny Caknan Siap Sumbang Rp 1 Miliar

Dukung Ide Pandawara Group Patungan Beli Hutan, Denny Caknan Siap Sumbang Rp 1 Miliar

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 14:53 WIB

Siapa Saja Anggota Pandawa Group? Ajak Masyarakat Indonesia Patungan Beli Hutan

Siapa Saja Anggota Pandawa Group? Ajak Masyarakat Indonesia Patungan Beli Hutan

Entertainment | Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:08 WIB

Sultan Najamudin Tegaskan DPD RI Bukan Oposisi: Siap Dukung Penuh Program Presiden

Sultan Najamudin Tegaskan DPD RI Bukan Oposisi: Siap Dukung Penuh Program Presiden

News | Minggu, 23 November 2025 | 12:40 WIB

Sultan Najamudin: Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberi Gelar Pahlawan

Sultan Najamudin: Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberi Gelar Pahlawan

News | Rabu, 05 November 2025 | 21:15 WIB

Lewat Grand Final Duta DPD, Sultan Najamudin Ajak Anak Muda Menjadi Aspirasi Daerah

Lewat Grand Final Duta DPD, Sultan Najamudin Ajak Anak Muda Menjadi Aspirasi Daerah

News | Senin, 03 November 2025 | 20:24 WIB

Sultan Dorong Sinergi Kepala Daerah dan Menkeu Atasi Isu TKD Mengendap di Bank

Sultan Dorong Sinergi Kepala Daerah dan Menkeu Atasi Isu TKD Mengendap di Bank

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:55 WIB

Ketua DPD RI Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Jagung, Dorong Ketahanan Pangan di Padang Jaya

Ketua DPD RI Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Jagung, Dorong Ketahanan Pangan di Padang Jaya

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:21 WIB

Sultan Najamudin Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo - Gibran

Sultan Najamudin Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo - Gibran

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:16 WIB

Ketua DPD RI Apresiasi MK Kabulkan Permohonan JR Terhadap UU Cipta Kerja

Ketua DPD RI Apresiasi MK Kabulkan Permohonan JR Terhadap UU Cipta Kerja

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Terkini

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:27 WIB

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB