Baca 10 detik
- Otto Hasibuan menyoroti paradoks antara citra buruk Polri dan tingginya minat masyarakat menjadi anggota polisi.
- Fenomena ini diungkapkan saat audiensi pada Rabu (10/12/2025) di tengah dorongan reformasi institusi tersebut.
- Otto mempertanyakan motivasi calon polisi yang rela berkorban besar meski institusi dibenci publik.
Dilema "ayam dan telur" ini menjadi inti dari kegelisahan Otto Hasibuan. Apakah individu yang baik menjadi rusak karena sistem di kepolisian, ataukah memang sejak awal banyak individu dengan motivasi yang kurang baik berbondong-bondong masuk karena tergiur oleh "madu" atau keuntungan tertentu.
"Justru institusinya membuat dia rusak, atau sebelumnya dia sudah rusak. Nah ini yang tugas berat buat kita. Yang sedang kita pikirkan secara deep ya, secara dalam, kenapa dibenci tetapi semakin banyak orang ingin menjadi polisi?" tandasnya.