Jerit Tangis di Tepi Sungai Lusi: 8 Santriwati MBS Blora Tenggelam, 4 Masih Dicari

Bangun Santoso

Kamis, 11 Desember 2025 | 15:04 WIB
Jerit Tangis di Tepi Sungai Lusi: 8 Santriwati MBS Blora Tenggelam, 4 Masih Dicari
Ilustrasi tenggelam - (Unsplash/@blakecheekk)
baca 10 detik
  • Kamis (11/12) pagi, delapan santriwati MBS Blora tenggelam saat mencari kerang di Sungai Lusi, empat di antaranya hilang.
  • Dugaan awal, tragedi terjadi karena santriwati terpeleset arus deras; tiga orang berhasil selamat tersangkut batang pohon.
  • Tim gabungan menemukan satu korban meninggal pukul 13.00 WIB; pencarian empat korban lain masih dilakukan intensif.

Suara.com - Suasana duka yang mendalam menyelimuti aliran Sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Blora, setelah sebuah tragedi merenggut keceriaan para santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Qur’an Al Maa’uun.

Delapan santriwati dilaporkan tenggelam saat beraktivitas di tepi sungai pada Kamis (11/12) pagi, dengan empat di antaranya hingga kini masih hilang ditelan derasnya arus.

Insiden memilukan yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini bermula dari kegiatan sederhana para santriwati yang berniat mencari kerang di tepi sungai. Namun, aktivitas tersebut berubah menjadi mimpi buruk dalam sekejap.

Kasatreskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, menjelaskan detik-detik mengerikan saat beberapa santriwati terpeleset dan tak mampu melawan arus sungai yang kuat.

“Diduga beberapa dari mereka terpeleset dan terseret arus sungai yang cukup deras. Tiga santriwati berhasil selamat setelah tersangkut di batang pohon," ujarnya saat dikonfirmasi di Blora, Kamis (11/12/2025).

Seketika, operasi pencarian besar-besaran dilancarkan. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Blora, Basarnas, TNI, Polri, dan puluhan relawan langsung menyisir setiap jengkal aliran sungai.

Harapan sempat meredup ketika sekitar pukul 13.00 WIB, tim SAR gabungan menemukan satu dari empat santriwati yang hilang dalam kondisi sudah tidak bernyawa, sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian.

Proses pencarian empat korban lainnya berlangsung dramatis. Tim harus berjuang melawan arus sungai yang deras, yang menjadi hambatan terbesar dalam upaya penyisiran menggunakan perahu karet maupun penyelaman manual.

“Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan para korban lainnya. Mohon doa dari masyarakat agar semuanya segera ditemukan,” kata Arifin sebagaimana dilansir Antara.

baca juga

Belakangan terungkap, aktivitas para santriwati di sungai tersebut ternyata dilakukan tanpa pengawasan penuh.

Berdasarkan keterangan pendamping santri, kegiatan ini terjadi secara spontan setelah para santri mengikuti tes di sekolah. Mereka awalnya bermain di rumah salah satu ustaz sebelum berjalan-jalan santai bersama rombongan besar sekitar 60 santri.

Sebagian dari rombongan itu kemudian memisahkan diri menuju tepi Sungai Lusi untuk bermain.

“Alhamdulillah, dari pihak Al-Azhar tadi menyampaikan bahwa sebagian santri dinyatakan selamat. Anak-anak ini biasa bermain ke rumah ustaz, dan kalau air sungai sedang kecil mereka sering mencari kerang,” ujar Arifin, menirukan keterangan pihak pendamping.

Namun, ia menegaskan bahwa aktivitas fatal di hari nahas itu dilakukan tanpa sepengetahuan sang pendamping.

“Beliau baru mengetahui setelah kejadian,” lanjutnya.

Kini, tepian Sungai Lusi dipadati oleh isak tangis keluarga korban, pihak sekolah, serta aparat yang terus memantau jalannya proses pencarian.

Tim SAR gabungan masih terus memperluas radius penyisiran hingga ratusan meter, berpacu dengan waktu dengan satu harapan: menemukan empat santriwati yang masih hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggarkan Rp15,3 Miliar, Ahmad Luthfi Tinjau Langsung Perbaikan Jalan TodananNgawen Blora

Dianggarkan Rp15,3 Miliar, Ahmad Luthfi Tinjau Langsung Perbaikan Jalan TodananNgawen Blora

News | Jum'at, 26 September 2025 | 14:31 WIB

Geger Surat Perjanjian MBG di Sleman hingga Blora: Jika Anak Keracunan, Ortu Wajib Diam!

Geger Surat Perjanjian MBG di Sleman hingga Blora: Jika Anak Keracunan, Ortu Wajib Diam!

News | Minggu, 21 September 2025 | 13:27 WIB

Total 5 Korban Tewas, Balita Ikut jadi 'Tumbal' Terbakarnya Sumur Minyak Ilegal di Blora

Total 5 Korban Tewas, Balita Ikut jadi 'Tumbal' Terbakarnya Sumur Minyak Ilegal di Blora

News | Jum'at, 12 September 2025 | 17:28 WIB

Belasan Pemuda Hendak Lempar Batu ke Gedung DPRD Blora, Sambo yang Pertama Ketangkap

Belasan Pemuda Hendak Lempar Batu ke Gedung DPRD Blora, Sambo yang Pertama Ketangkap

News | Minggu, 07 September 2025 | 15:25 WIB

6 Potret Rumah Pratama Arhan di Blora: Sederhana, Sempat Beralaskan Tanah dan Berdinding Kayu

6 Potret Rumah Pratama Arhan di Blora: Sederhana, Sempat Beralaskan Tanah dan Berdinding Kayu

Lifestyle | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:11 WIB

IRESS Minta Kebakaran Sumur Minyak Rakyat di Blora jadi Pembelajaran

IRESS Minta Kebakaran Sumur Minyak Rakyat di Blora jadi Pembelajaran

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 07:02 WIB

Korban Tewas Kebakaran Sumur Minyak Blora Bertambah, Kobaran Api Belum Padam!

Korban Tewas Kebakaran Sumur Minyak Blora Bertambah, Kobaran Api Belum Padam!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 09:01 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB