Siswa Sekolah Rakyat: Dari Sulit Membaca Kini Berani Rencanakan Masa Depan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:37 WIB
Siswa Sekolah Rakyat: Dari Sulit Membaca Kini Berani Rencanakan Masa Depan
SRMP Sentra Handayani, Jakarta Timur. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • SRMP Sentra Handayani Jakarta Timur menerima siswa dengan latar belakang kurang mampu dan kesulitan membaca awal.
  • Siswa menjalani matrikulasi intensif untuk mengejar kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung hingga lancar.
  • Sebagian besar siswa kini berani menyusun proposal hidup berorientasi melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

Suara.com - Di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Sentra Handayani, Jakarta Timur, perjalanan belajar para siswanya jarang lurus dan mulus. Banyak dari mereka datang dengan catatan panjang seperti putus sekolah, minim dukungan keluarga, hingga ada yang belum lancar membaca ketika pertama kali masuk. 

Namun, dalam waktu yang tidak terlalu panjang, perubahan kecil, tapi berdampak besar, mulai terlihat. Kepala SRMP Sentra Handayani, Regut Sutrasto, mengingat jelas kondisi awal para siswa itu.

"Beberapa anak, mungkin ada satu, dua, yang belum bisa membaca (ketika pertama masuk Sekolah Rakyat), lalu ada tim teaching dari bapak, ibu guru," kata Regut kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

Tahap matrikulasi menjadi pintu awal. Pada saat itu, mereka yang tertinggal dibantu mengejar kemampuan dasar membaca, menulis, berhitung dengan ritme yang lebih manusiawi. Regut bersyukur tak ada kendala berarti selama proses itu.

"Alhamdulillah sekarang semuanya sudah bisa lancar," katanya.

Para siswa Sekolah Rakyat itu tidak berhenti ditugaskan untuk mengejar ketertinggalan akademik. Lebih jauh dari itu, anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2, atau miskin ekstrem dan miskin, itu juga diarahkan untuk berani menyusun masa depannya masing-masing.

Regut menyebut para siswa SRMP kini sudah membuat proposal hidup semacam peta jalan versi sederhana untuk masa dewasa mereka. Proposal itu bukan sekadar tugas sekolah. Bagi anak-anak dengan latar belakang rapuh, menuliskan masa depan dapat menjadi langkah berani untuk mengklaim harapan.

Dari proposal-proposal itu, ada satu hal yang membuat para guru cukup tertegun karena hampir semua siswa mengaku ingin kuliah.

"Kami pernah mendata bahwa semuanya ini anak-anak pengen kuliah, sudah punya program pengen kuliah, nah itu yang kita garis bawahi ya," tutur Regut.

baca juga

Untuk menggapai rencana tersebut, para siswa diarahkan agar bisa lulus dari SRMA kemudian melanjutkan sekolah ke sekolah rakyat menengah atas (SRMA). Dari sana, pintu menuju perguruan tinggi dibuka melalui program beasiswa yang bekerja sama dengan kementerian maupun lembaga lain.

Tapi selain berlanjut ke SRMA, Regut juga punya harapan besar kepada siswa-siswanya ada yang bisa menembus masuk ke Sekolah Garuda.

Diketahui Sekolah Garuda juga termasuk program pemerintah dalam bidang pendidikan, yang dibuat khusus untuk anak-anak berprestasi di bidang akademik.

"Walaupun nanti seleksi ya cukup ketat, kita akan mencoba. Setidaknya anak-anak ini nanti karirnya akan lebih bagus, karena kita harapkan nanti ke sekolah-sekolah yang lebih bagus," harap Regut.

Ia tahu perjalanan itu tidak mudah. Banyak anak datang dengan bayang-bayang persoalan hidup yang terlalu dewasa untuk usia mereka. Tapi, di SRMP, mereka mulai dilatih untuk membayangkan sesuatu yang lebih jauh dari sekadar bertahan hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring

Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 08:48 WIB

Mobil MBG Tabrak 21 Siswa SD di Cilincing, Dipastikan Tak Ada Korban Tewas

Mobil MBG Tabrak 21 Siswa SD di Cilincing, Dipastikan Tak Ada Korban Tewas

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:18 WIB

Bluvocation Creative Festival 2025 Sukses Digelar, Hadirkan Film dan Animasi Karya Siswa di Bioskop

Bluvocation Creative Festival 2025 Sukses Digelar, Hadirkan Film dan Animasi Karya Siswa di Bioskop

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:17 WIB

Terkini

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

×