Kerugian Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Ditaksir Capai Rp10 Miliar, Pedagang Dijanjikan Bantuan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Senin, 15 Desember 2025 | 17:08 WIB
Kerugian Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Ditaksir Capai Rp10 Miliar, Pedagang Dijanjikan Bantuan
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025). [Antara/Siti Nurhaliza]
baca 10 detik
  • Kerugian kebakaran Pasar Induk Kramat Jati ditaksir mencapai Rp10 miliar.
  • Pemprov DKI Jakarta siapkan bantuan uang kerahiman untuk para pedagang terdampak. Pengelola akan evaluasi bangunan, jika tak layak maka akan diremajakan.

Suara.com - Pengelola Pasar Induk Kramat Jati memperkirakan total kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan ratusan kios pedagang mencapai hampir Rp10 miliar. Angka ini mencakup kerusakan bangunan hingga barang dagangan milik para pedagang.

Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, mengatakan bahwa estimasi tersebut dihitung berdasarkan kondisi kasat mata di lapangan pasca-kebakaran.

“Kalau kerugian, bisa kita lihat secara kasat mata. Kira-kira lebih kurang hampir Rp10 miliar dari total keseluruhan, baik dari struktur bangunan maupun barang dagangan,” kata Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Bantuan Uang Kerahiman untuk Pedagang

Selain menyiapkan lokasi relokasi sementara, Agus menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah merencanakan pemberian uang kerahiman bagi para pedagang yang terdampak.

“Alhamdulillah, Pemprov tadi sudah menyampaikan akan ada uang kerahiman. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai harapan dan para pedagang tetap punya semangat untuk berjualan,” ujarnya.

Meskipun demikian, Agus belum dapat merinci besaran bantuan yang akan diterima setiap pedagang. "Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," katanya.

Pasca-insiden ini, pengelola pasar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan yang terbakar untuk memastikan kelayakan strukturnya.

“Kami akan melakukan evaluasi apakah tempat ini masih cukup layak. Kalaupun hasilnya tidak memungkinkan, maka kami akan merencanakan peremajaan,” pungkas Agus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

350 Kios Hangus, Pengelola Pasar Kramat Jati Siapkan Relokasi Sementara Lewat Sistem Undian

350 Kios Hangus, Pengelola Pasar Kramat Jati Siapkan Relokasi Sementara Lewat Sistem Undian

News | Senin, 15 Desember 2025 | 16:16 WIB

350 Kios Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

350 Kios Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:54 WIB

Pramono Pastikan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Tak Direlokasi Usai Kebakaran

Pramono Pastikan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Tak Direlokasi Usai Kebakaran

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:33 WIB

Terkini

Seret Korporasi Besar di kasus ATR/BPN, Independensi KPK Kini Diuji

Seret Korporasi Besar di kasus ATR/BPN, Independensi KPK Kini Diuji

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:54 WIB

Kapan Harus Ganti Helm? Ternyata Ada Masa Pakainya, Cek Sekarang!

Kapan Harus Ganti Helm? Ternyata Ada Masa Pakainya, Cek Sekarang!

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:53 WIB

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:51 WIB

Shin Tae-yong Waspadai Java United, Ada Eks Persija yang Bisa Jadi Ancaman

Shin Tae-yong Waspadai Java United, Ada Eks Persija yang Bisa Jadi Ancaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:50 WIB

Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa

Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 14:49 WIB

Antrean BBM Mengular di Sejumlah Daerah, Waspada Efek Domino Harga Sembako Naik

Antrean BBM Mengular di Sejumlah Daerah, Waspada Efek Domino Harga Sembako Naik

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:49 WIB

Fitch Pertahankan Rating INA di BBB, Outlook Masih Negatif

Fitch Pertahankan Rating INA di BBB, Outlook Masih Negatif

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:48 WIB

Rumus Keliling Trapesium, Lengkap dengan Contoh Soal

Rumus Keliling Trapesium, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:46 WIB

Kondisi Terkini Jay Idzes Usai Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kondisi Terkini Jay Idzes Usai Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 14:41 WIB

7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor

7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:41 WIB

×