Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

Vania Rossa

Selasa, 16 Desember 2025 | 18:16 WIB
Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG
Plt. Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional Gunalan. (dok. Ist)
baca 10 detik
  • PLT Deputi BGN, Dr. Gunalan, pada 15 Desember, menekankan pemberdayaan UMKM kunci sukses Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • MBG, yang telah berjalan sejak 6 Januari, kini berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa dengan melibatkan UMKM lokal dalam rantai pasok.
  • Program ini melibatkan 17.362 SPPG melayani 44 juta jiwa, mendorong masyarakat kembali ke sektor pertanian melalui dampak ekonomi.

Suara.com - Pemberdayaan UMKM dan kelompok masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di wilayah terdampak bencana. Hal ini ditegaskan oleh PLT Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Gunalan, A.P., M.Si., pada Senin (15/12).

Saat ini, terdapat 264 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang difungsikan sebagai dapur umum di wilayah Sumatera. Dapur-dapur ini menjadi garda terdepan, bekerja sukarela menyiapkan makanan bergizi untuk korban bencana.

“Yang kita berikan bukan sekadar makanan, tetapi asupan bergizi yang benar-benar diperhitungkan,” tegas Gunalan.

Ia menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi nasional untuk memastikan layanan gizi berjalan berkualitas, berkelanjutan, dan memberi dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

“Awalnya, MBG sempat dipersepsikan hanya sebagai kegiatan berbagi makanan. Namun setelah hampir satu tahun berjalan sejak peluncuran pada 6 Januari, MBG kini menjadi penggerak ekonomi desa yang nyata,” ujarnya.

Gunalan mencontohkan transformasi ini: di desa terpencil, dapur MBG telah menjadi pusat ekonomi produktif. UMKM rumahan mulai mengolah bahan pangan yang sebelumnya terbuang, seperti pisang, menjadi produk siap pakai dan disuplai ke dapur MBG.

BGN menekankan bahwa UMKM, koperasi, BUMDes, dan kelompok masyarakat lokal harus menjadi aktor utama dalam rantai pasok MBG. Idealnya, seluruh bahan baku berasal dari masyarakat sekitar.

Menurut Gunalan, masih ada beberapa SPPG yang terpaksa membeli dari pasar karena keterbatasan produksi lokal, tetapi praktik ini dianggap kurang tepat.

“Itu hanya menguntungkan segelintir pihak. Harapan Bapak Presiden jelas: pangan dibeli dari rakyat, diolah oleh rakyat, lalu kembali ke rakyat melalui anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tegas Gunalan.

baca juga

Prinsip dasar Program MBG sederhana namun kuat: pangan diproduksi oleh rakyat, diolah oleh rakyat, dibeli oleh negara, dan dikonsumsi oleh rakyat.

Secara nasional, saat ini terdapat 17.362 SPPG yang didukung lebih dari 736 ribu petugas lapangan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 44 juta jiwa.

Rantai pasok MBG digerakkan oleh lebih dari 40 ribu supplier, sehingga dampak ekonomi mulai terasa. Di Sulawesi Utara serta Blora–Grobogan, warga yang sebelumnya bekerja di sektor informal kini kembali bertani.

“Masyarakat kembali ke sektor pertanian. Ini sinyal sehat bagi ekonomi desa,” ungkap Gunalan.

UMKM diprediksi akan semakin krusial untuk mendukung keberlanjutan MBG pada 2025–2026. Jawa Barat menjadi fokus nasional dengan target 4.600 SPPG, dari mana 3.999 sudah beroperasi, didukung 179.609 petugas, lebih dari 9.000 supplier, serta jangkauan penerima manfaat yang luas. Provinsi ini diharapkan menjadi contoh nasional dalam penggunaan produk lokal untuk MBG.

Untuk mendukung hal tersebut, kegiatan kemitraan difokuskan pada beberapa hal utama:

  • UMKM dan kelompok masyarakat memahami mekanisme kemitraan dengan SPPG.
  • Standar keamanan pangan, higienitas, dan legalitas supplier dipenuhi sesuai SOP dan juknis.
  • Seluruh mitra bersertifikasi, dengan kemitraan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.
  • Adanya rencana tindak lanjut yang konkret dan segera ditindaklanjuti melalui diskusi aktif.

Gunalan menutup dengan menekankan pentingnya kolaborasi: “MBG bukan proyek sesaat. Ini investasi sosial dan ekonomi jangka panjang. Kalau dikerjakan bersama dan benar, manfaatnya kembali ke rakyat.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PaDi Business Forum & Showcase 2025: PaDi UMKM Ciptakan Transaksi Hingga Tembus Rp993 Miliar

PaDi Business Forum & Showcase 2025: PaDi UMKM Ciptakan Transaksi Hingga Tembus Rp993 Miliar

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:22 WIB

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

Video | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:44 WIB

Tak Lagi Masuk Halaman Sekolah, Begini Aturan Baru Mobil Pengantar MBG

Tak Lagi Masuk Halaman Sekolah, Begini Aturan Baru Mobil Pengantar MBG

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×