Anggota DPRD Singgung Nias Merdeka, Mengapa Pejabat Daerah Mulai Lempar Pernyataan Kontroversial?

Bella, Novian Ardiansyah

Kamis, 18 Desember 2025 | 16:37 WIB
Anggota DPRD Singgung Nias Merdeka, Mengapa Pejabat Daerah Mulai Lempar Pernyataan Kontroversial?
Peneliti Formappi, Lucius Karus. [Antara]
baca 10 detik
  • Anggota DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli, menyinggung isu Nias merdeka akibat status bencana banjir tak kunjung ditetapkan nasional.
  • Peneliti Formappi, Lucius Karus, menilai pernyataan itu adalah kekecewaan mendalam terhadap lambatnya respons pusat terhadap bencana.
  • Lucius menyarankan pemerintah pusat harus segera responsif dan mengerahkan sumber daya maksimal untuk wilayah terdampak bencana.

Suara.com - Anggota DPRD Sumatra Utara Berkat Kurniawan Laoli menyinggung Nias merdeka, menyusul tidak kunjung ditetapkannya banjir di Sumatra sebagai status bencana nasional.

Menanggapi pernyataan Berkat, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus menilai pernyataan tersebut dipicu kekecewaan mendalam Berkat terhadap pemerintah pusat atas penanganan bencana banjir dan longsor, khususnya di wilayahnya, dan umumnya di tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Ya mungkin kekecewaan yang terlalu dalam hingga merasa satu-satunya cara untuk bisa menarik perhatian dari pemerintah pusat adalah dengan 'mengancam' merdeka," kata Lucius kepada Suara.com, Kamis (18/12/2025).

Lucius mengatakan situasi bencana lebih banyak membebani para pejabat di daerah, sehingga bisa membuat mereka mengekspresikan perasaan melalui pernyataan-pernyataan yang kontroversial.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Berkat bukan hal yang benar-benar serius, melainkan hanya sebagai gertakan semata karena dipicu kekecewaan terhadap pemerintah pusat yang tidak menetapkan status bencana nasional.

"Semacam gertakan untuk memperlihatkan betapa serius persoalan yang dialami daerah. Kan enggak bisa juga kalau memikirkan kemerdekaan di tengah situasi serba sulit," kata Lucius.

"Kalau peduli dengan warga jelas enggak mungkin merdeka dengan kondisi seperti itu. Yang ada malah tambah menderita warganya kalau maksa memisahkan diri dalam kondisi yang sulit," sambung Lucius.

Pemerintah Pusat Harus Segera Respons

Lucius mengatakan ungkapan kekecewaan seperti yang disampaikan Berkat semestinya harus segera direspons oleh pemerintah pusat.

"Pemerintah pusat mesti lebih agresif untuk mendatangi wilayah bencana dan memberikan bantuan semaksimal mungkin. Jika perlu semua sumber daya pemerintah dikerahkan untuk membantu korban terdampak bencana," kata Lucius.

baca juga

Ia berujar kegamangan membuat keputusan di level pusat, seperti keengganan menyatakan status bencana menjadi bencana nasional, memang bisa dibaca sebagai sikap yang meremehkan penderitaan yang dialami warga di lokasi bencana.

"Ketakjelasan sikap pemerintah pusat memang akan semakin memicu kekecewaan daerah yang memang akhirnya mendorong munculnya sikap marah dan kecewa seperti yang disampaikan anggota DPRD yang ingin merdeka," kata Lucius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Puing Bencana, Warga Aceh Barat Kibarkan Bendera Putih

Di Tengah Puing Bencana, Warga Aceh Barat Kibarkan Bendera Putih

Foto | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:35 WIB

Pemerintah Bangun 2.603 Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra Mulai Bulan Ini

Pemerintah Bangun 2.603 Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra Mulai Bulan Ini

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:37 WIB

Dampak Banjir dan Longsor Sumut Kian Parah, 360 Orang Meninggal dan Puluhan Ribu Mengungsi

Dampak Banjir dan Longsor Sumut Kian Parah, 360 Orang Meninggal dan Puluhan Ribu Mengungsi

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:37 WIB

Ketua DPD RI Salurkan Bantuan Sembako, Air Bersih, dan Genset ke Langsa Aceh

Ketua DPD RI Salurkan Bantuan Sembako, Air Bersih, dan Genset ke Langsa Aceh

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:58 WIB

Legislator DPR: YouTuber Ferry Irwandi Layak Diapresiasi Negara Lewat BPIP

Legislator DPR: YouTuber Ferry Irwandi Layak Diapresiasi Negara Lewat BPIP

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 20:30 WIB

Pemprov Aceh Surati PBB Minta Bantuan, Komisi II DPR: Tak Usah Diperdebatkan

Pemprov Aceh Surati PBB Minta Bantuan, Komisi II DPR: Tak Usah Diperdebatkan

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:19 WIB

Bertaruh Nyawa di Jembatan Tali, Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir

Bertaruh Nyawa di Jembatan Tali, Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir

Foto | Senin, 15 Desember 2025 | 18:22 WIB

Satgas PKH Telah Identifikasi Perbuatan Pidana Terkait Bencana Longsor dan Banjir Bandang Sumatera

Satgas PKH Telah Identifikasi Perbuatan Pidana Terkait Bencana Longsor dan Banjir Bandang Sumatera

News | Senin, 15 Desember 2025 | 18:12 WIB

Saat Bendera Putih Berkibar di Aceh, Peneliti UGM Kritik Pemerintah Tak Belajar Hadapi Bencana

Saat Bendera Putih Berkibar di Aceh, Peneliti UGM Kritik Pemerintah Tak Belajar Hadapi Bencana

News | Senin, 15 Desember 2025 | 16:06 WIB

Di Balik Duka Banjir Sumatera: Mengapa Popok Bayi Jadi Kebutuhan Mendesak di Pengungsian?

Di Balik Duka Banjir Sumatera: Mengapa Popok Bayi Jadi Kebutuhan Mendesak di Pengungsian?

Health | Minggu, 14 Desember 2025 | 14:56 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×