Jadi Pemasok MBG, Omzet Petani Hidroponik di Madiun Naik 100 Persen

Bella, Lilis Varwati

Senin, 22 Desember 2025 | 19:11 WIB
Jadi Pemasok MBG, Omzet Petani Hidroponik di Madiun Naik 100 Persen
Sayuran hidroponik yang dikembangkan oleh Aditya Dwi Saputra di Dusun Baliboto, Desa Pucang Anom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Petani milenial Madiun, Aditya Dwi Saputra, merasakan dampak ekonomi positif dari program Makan Bergizi Gratis.
  • Omzet usaha selada hidroponik Aditya meningkat seratus persen setelah memasok ke dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).
  • Kerja sama dengan dapur MBG menciptakan keuntungan pasti dan membuka dua lapangan kerja baru di pertaniannya.

Suara.com - Petani lokal mulai merasakan dampak positif secara ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dirasakan Aditya Dwi Saputra, petani milenial yang mengembangkan pertanian hidroponik di Dusun Baliboto, Desa Pucang Anom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Selama tiga tahun merintis usaha hidroponik, Aditya mengaku hanya mampu memanen sekitar 7 hingga 8 kilogram selada setiap kali panen. Namun, sejak menjadi pemasok sayuran untuk dapur Makan Bergizi Gratis, omzet usahanya meningkat hingga 100 persen.

“Saya bekerja sama dengan dua dapur SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi). Jika selama ini saya hanya bisa panen 7 sampai 8 kilogram saja, sekarang setiap hari saya bisa memasok 15 kg selada hidroponik per dapur,” kata Aditya di kebun hidroponiknya, Dusun Baliboto, Desa Pucang Anom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Ia mengatakan, kerja sama dengan dapur SPPG sangat membantu keberlanjutan usaha pertaniannya. Selama ini, Aditya kerap mengalami kesulitan memasarkan sayuran karena harga selada hidroponik yang dijualnya lebih tinggi dibandingkan harga pasar.

Karena mengandalkan kualitas, selada produksinya dijual dengan harga Rp20 ribu per kilogram.

“Dengan bekerja sama dengan SPPG, kami mendapatkan keuntungan yang pasti,” ujarnya.

Seiring meningkatnya permintaan, Aditya mulai merencanakan perluasan kebun hidroponiknya untuk menambah kapasitas produksi. Tak hanya melayani kebutuhan dapur MBG di Madiun, sejumlah SPPG dari kota lain juga mulai menghubunginya.

“Saya sedang mempersiapkan lahan hidroponik untuk produksi pakcoy,” ujarnya.

Peningkatan permintaan sayuran tersebut turut membuka lapangan pekerjaan baru. Saat ini, Aditya telah mempekerjakan dua orang untuk membantu proses pemeliharaan dan pemanenan di kebun hidroponiknya. Ia menyebut kebun baru yang tengah disiapkan juga akan membutuhkan tambahan tenaga kerja.

baca juga

“Untuk pemeliharaan dan pemanenan, sekarang ini ada dua orang yang bekerja di kebun,” ujarnya.

Meski permintaan meningkat, Aditya menegaskan akan tetap menjaga kualitas produk sayurannya. Ia juga berkomitmen mempertahankan harga jual selada hidroponik di angka Rp20 ribu per kilogram.

“Kalaupun terjadi kenaikan harga, sampai saat ini saya tetap mematok harga sayuran saya Rp20 ribu per kilogram,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program MBG Habiskan Anggaran Rp 52,9 Triliun, Baru Terserap 74,6% per Desember 2025

Program MBG Habiskan Anggaran Rp 52,9 Triliun, Baru Terserap 74,6% per Desember 2025

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 15:50 WIB

Mekanisme Khusus MBG Saat Libur Nataru: Datang ke Sekolah atau Tak Dapat

Mekanisme Khusus MBG Saat Libur Nataru: Datang ke Sekolah atau Tak Dapat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 13:06 WIB

Bangun SPPG: Kementerian PU Dukung Pemerataan Gizi dan Penguatan Ekosistem Pendidikan Daerah

Bangun SPPG: Kementerian PU Dukung Pemerataan Gizi dan Penguatan Ekosistem Pendidikan Daerah

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:00 WIB

Pilar Ketahanan Gizi Nasional: Membangun Masa Depan dari Infrastruktur SPPG

Pilar Ketahanan Gizi Nasional: Membangun Masa Depan dari Infrastruktur SPPG

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:00 WIB

Omzet Perajin Telur Asin Melonjak hingga 4.000 Persen Berkat Program MBG

Omzet Perajin Telur Asin Melonjak hingga 4.000 Persen Berkat Program MBG

News | Senin, 22 Desember 2025 | 08:52 WIB

Sibuk Pasok Dapur MBG, Warga Desa Ini Lepas dari Judi Online

Sibuk Pasok Dapur MBG, Warga Desa Ini Lepas dari Judi Online

News | Senin, 22 Desember 2025 | 08:46 WIB

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:00 WIB

Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi

Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:30 WIB

Setiap Provinsi Akan Punya Dapur MBG, Kementerian PU Percepat Pembangunan SPPG

Setiap Provinsi Akan Punya Dapur MBG, Kementerian PU Percepat Pembangunan SPPG

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:50 WIB

Pemerintah Bangun SPPG sebagai Dapur Modern untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Bangun SPPG sebagai Dapur Modern untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:15 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×