Kardinal Suharyo Soroti Kerusakan Hutan: Negara Kaya Merusak, Rakyat Miskin Menanggung

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 25 Desember 2025 | 17:21 WIB
Kardinal Suharyo Soroti Kerusakan Hutan: Negara Kaya Merusak, Rakyat Miskin Menanggung
Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo (dok. Konferensi Waligereja Indonesia)
baca 10 detik
  • Kardinal Suharyo menyatakan kerusakan hutan disebabkan oleh tindakan manusia dan berdampak pada masyarakat kecil.
  • Kerusakan alam terjadi secara global, seperti pemborosan energi berlebihan di negara maju seperti Jerman.
  • Ia berharap para pemimpin negara dapat bekerja maksimal mewujudkan kesejahteraan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Suara.com - Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, menuturkan kalau kerusakan hutan tidak bisa dilepaskan dari ulah tangan manusia. Kerusakan alam hingga menimbulkan bencana alam pada akhirnya menyebabkan masyarakat kecil yang menjadi korban.

"Kalau di suatu negara yang kuat, yang kaya merusak hutan, korbannya siapa? Korbannya saudara-saudara kita yang tidak mempunyai kuasa apapun untuk mencegah itu," ujar Kardinal Suharyo usai acara Misa Pontifikal di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (25/12/2025).

Menurutnya, kerusakan alam yang saat ini makin banyak tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Ia mengaku sempat berdiskusi dengan kerabatnya dari Jerman dan membicarakan tentang prmborosan energi yang terjadi di negara tersebut.

"Menurut dia, energi untuk seluruh warga negara Jerman dihitung dengan jumlah tertentu itu mestinya habisnya bulan Desember. Kalau demikian energi yang disiapkan itu sesuai dengan penggunaannya. Tetapi pada waktu saya berdiskusi dengan dia, dia mengatakan ini bulan Mei, jatah energinya Jerman sudah habis," tuturnya.

"Karena apa? Karena hidup yang melebihi kewajaran, menggunakan energi yang lebih daripada yang seharusnya," imbuh Suharyo.

Oleh sebab itu, pada momen Natal tahun ini, ia berharap para pemimpin negara bisa bekerja sebaik-baiknya mewujudkan kesejahteraan dan kebaikan masyarakat.

"Kalau hutan ditebang dan diganti dengan apapun lah, tambang kah apa. Itu kan artinya ekosistem dunia ini berubah," kritiknya.

"Dunia ini adalah tempat kita hidup bersama-sama. Nah, yang kaya merusak hutan, korbannya adalah negara-negara yang miskin," pungkas Suharyo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Natal, Puluhan Ribu Wisatawan Serbu Kebun Binatang Ragunan

Libur Natal, Puluhan Ribu Wisatawan Serbu Kebun Binatang Ragunan

Foto | Kamis, 25 Desember 2025 | 16:40 WIB

Bernadya Curhat Momen Natal Tahun Ini: Kenangan Sedih

Bernadya Curhat Momen Natal Tahun Ini: Kenangan Sedih

Video | Kamis, 25 Desember 2025 | 17:00 WIB

Gibran Kaget Lihat Ojol Bertongkat di Semarang, Langsung Tanya: 'Sudah Aman?'

Gibran Kaget Lihat Ojol Bertongkat di Semarang, Langsung Tanya: 'Sudah Aman?'

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×