Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 13:56 WIB
Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional
Presiden Prabowo Subianto. (bidik layar)
  • Presiden Prabowo menyatakan status bencana nasional tidak diperlukan karena negara mampu menangani dampak bencana di tiga provinsi.
  • Penetapan status bencana nasional memerlukan pertimbangan skala, mengingat 35 provinsi lain masih berfungsi normal.
  • Pemerintah serius menangani dengan mengirim banyak menteri dan menyiapkan alokasi anggaran pemulihan yang besar.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara mengenai alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional untuk musibah banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di hadapan para gubernur dan jajaran menterinya, Prabowo menegaskan bahwa negara masih sangat mampu menangani dampak bencana di tiga provinsi tersebut tanpa perlu eskalasi status.

Menurut Prabowo, penetapan status bencana nasional memiliki pertimbangan skala dan kapabilitas negara secara keseluruhan.

Ia memandang, dengan 38 provinsi yang ada, dampak di tiga provinsi masih dapat ditangani secara terpusat dan masif oleh kekuatan bangsa.

"Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi nasalah ini berdampak di 3 provinsi, masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional," kata Prabowo dalam rapat bersama gubernur, menteri dan anggota kabinet serta direktur utama BUMN di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).

Meski demikian, Prabowo buru-buru memastikan bahwa keputusan tersebut bukan berarti pemerintah memandang sebelah mata musibah yang terjadi.

Ia membuktikan keseriusan penanganan dengan memboyong "gerbong" kabinetnya langsung ke lokasi terdampak untuk mengawal penanganan.

"Tetapi tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini? Iya kan. Dua sedang di Aceh Utara. 10 menteri sedang di Aceh sekarang," tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menjamin bahwa alokasi anggaran dalam jumlah besar telah disiapkan untuk memastikan proses pemulihan dan bantuan bagi para korban berjalan tanpa hambatan. Komitmen pemerintah, menurutnya, adalah memberikan bantuan secara habis-habisan.

"Jadi saudara-saudara, kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar ya untuk mengatasi ini," kata Prabowo.

Rapat koordinasi tingkat tinggi ini sendiri digelar di tengah agenda kunjungan kerja Prabowo meninjau pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang.

Kehadiran sejumlah tokoh penting dalam rapat tersebut menunjukkan skala prioritas pemerintah dalam penanganan bencana ini.

Tampak hadir dalam rapat tersebut antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Selain itu, hadir pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Total, menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, ada 10 menteri dan 15 direktur utama BUMN yang hadir dalam rapat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan

Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 07:48 WIB

Bicara Progres Penanganan Bencana, Ini Ultimatum Prabowo ke Pelanggar Hukum

Bicara Progres Penanganan Bencana, Ini Ultimatum Prabowo ke Pelanggar Hukum

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 06:28 WIB

Duduk Bareng Warga Batang Toru di Malam Tahun Baru, Prabowo Pesan 'Tidak Boleh Merusak Alam'

Duduk Bareng Warga Batang Toru di Malam Tahun Baru, Prabowo Pesan 'Tidak Boleh Merusak Alam'

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 06:07 WIB

Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra

Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 01:51 WIB

Kapolri: Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru

Kapolri: Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 23:26 WIB

Gus Ipul Pastikan BLTS Rp900 Ribu Jangkau Warga Terdampak Bencana di Sumatra

Gus Ipul Pastikan BLTS Rp900 Ribu Jangkau Warga Terdampak Bencana di Sumatra

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 22:39 WIB

Bantuan Rp15 Ribu per Hari Disiapkan Kemensos untuk Warga Terdampak Bencana

Bantuan Rp15 Ribu per Hari Disiapkan Kemensos untuk Warga Terdampak Bencana

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:52 WIB

Terkini

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:59 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:38 WIB

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:42 WIB

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:04 WIB