Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:54 WIB
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
Proyek Antibanjir Fatmawati. (Instagram/@dinas_sda)
  • Dinas SDA DKI Jakarta membangun sistem tata air bawah tanah sepanjang 1,4 km di Fatmawati-H. Nawi untuk solusi banjir.
  • Proyek menggunakan metode pipe jacking yang bertujuan mengalihkan debit air ke arah barat menuju Kali Grogol.
  • Pelaksanaan konstruksi berlangsung dari September 2025 hingga Desember 2026, menyebabkan penyempitan jalur lalu lintas di lokasi kerja.

Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta resmi memulai proyek besar pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati hingga Jalan H. Nawi Raya.

Proyek infrastruktur ini digadang-gadang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan elit Jakarta Selatan tersebut.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengungkapkan bahwa pembangunan ini akan menggunakan metode jacking atau saluran bawah tanah.

"Pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati di Jl. H. Nawi Raya dilaksanakan dengan sistem jacking yang bertujuan untuk penanganan genangan yang sering terjadi saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi di Jl. Fatmawati Raya simpang Jl. H. Nawi Raya - ITC Fatmawati," ujar Ika dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026). 

Nantinya, debit air yang biasanya menumpuk di Saluran Penghubung Madrasah dan Darmawangsa akan dikurangi bebannya dengan dialihkan ke arah barat.

Ika menjelaskan bahwa strategi pemecahan arus air ini vital untuk mengurangi luapan air di titik-titik rawan genangan.

"Aliran baru menuju Kali Grogol dialihkan menggunakan saluran bawah tanah (pipe jacking)," jelasnya.

Namun, warga yang biasa melintas di area tersebut harus bersiap menghadapi potensi kemacetan karena pengerjaan proyek akan memakan waktu cukup panjang.

Total panjang saluran bawah tanah yang akan dibangun mencapai 1,4 kilometer dan akan melintasi sejumlah titik krusial mulai dari Jalan Fatmawati Raya hingga Jalan Margaguna.

"Jangka waktu pelaksanaan dimulai dari 15 September 2025 sampai dengan 15 Desember 2026," papar Ika.

Tahap awal pengerjaan akan difokuskan pada bagian hilir di Jalan Margaguna sisi utara Pondok Indah Mall 1 yang mencakup Pit 12 hingga Pit 10.

Dampak konstruksi pada tahap awal ini dipastikan akan memakan sebagian badan jalan sehingga penyempitan jalur tidak dapat dihindarkan.

"Selama pekerjaan pada 3 Pit di atas, kondisi jalan yang semula 2 lajur akan menjadi 1 lajur," kata Ika.

Pengerjaan Pit 12 (Jembatan Kali Grogol Margaguna) dimulai dari 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 19 April 2026. 

Sedang untuk pengerjaan Pit 11 (Depan Pom Bensin Margaguna) dimulai 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 23 Maret 2026. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angin Segar atau Jalan Pintas? Dosen UGM Bongkar Ironi di Balik Lonjakan Lowongan Kerja Luar Negeri

Angin Segar atau Jalan Pintas? Dosen UGM Bongkar Ironi di Balik Lonjakan Lowongan Kerja Luar Negeri

News | Rabu, 19 November 2025 | 11:06 WIB

Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan

Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan

Bola | Selasa, 18 November 2025 | 22:34 WIB

TKP Banjir Darah! Heboh Karyawan Toko Tewas di Toilet ITC Fatmawati, Apa Pemicunya?

TKP Banjir Darah! Heboh Karyawan Toko Tewas di Toilet ITC Fatmawati, Apa Pemicunya?

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:33 WIB

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:32 WIB

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB