Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Teror Terhadap Aktivis Pengkritik Bencana Sumatra

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 04 Januari 2026 | 19:18 WIB
Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Teror Terhadap Aktivis Pengkritik Bencana Sumatra
Menteri HAM Natalius Pigai. [Suara.com/Bagaskara]
  • Menteri HAM minta polisi usut tuntas teror terhadap para aktivis.
  • Teror terjadi setelah mereka mengkritik penanganan bencana di wilayah Sumatra.
  • Ia juga ingatkan agar kritik tidak langsung menuduh tanpa bukti.

Suara.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas serangkaian dugaan teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer. Peristiwa ini terjadi setelah mereka aktif menyampaikan kritik terhadap penanganan bencana di wilayah Sumatra.

Pigai menegaskan, setiap laporan dugaan teror harus diproses secara serius melalui mekanisme hukum untuk mengungkap motif dan pelakunya.

“Terkait maraknya teror yang menimpa influencer, saya minta kepada aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas agar diketahui apa motif dan siapa pelakunya,” kata Pigai dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).

Pigai menyatakan bahwa pemerintah menghormati kebebasan berpendapat sebagai hak asasi yang dijamin konstitusi. Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak langsung diarahkan dengan tuduhan tertentu tanpa dasar hukum yang jelas.

Menurutnya, negara tidak bisa serta-merta disebut sebagai pelaku tanpa adanya bukti dan proses hukum.

"Saat ini kita menikmati surplus demokrasi, yakni hak berpendapat yang dijamin tanpa adanya protokol lalu lintas," ujarnya.

Sebagai Menteri HAM, ia menegaskan negara berkewajiban melindungi kebebasan berpendapat sekaligus menjamin penegakan hukum yang adil.

Rentetan Aksi Teror

Permintaan ini muncul di tengah rentetan dugaan teror yang kembali menyasar masyarakat sipil. Beberapa kasus yang menonjol antara lain:

  • DJ Donny: Musisi asal Aceh ini mengalami teror berupa kiriman bangkai ayam dan pelemparan bom molotov ke rumahnya.
  • Iqbal Damanik: Aktivis lingkungan dari Greenpeace Indonesia ini juga menerima kiriman bangkai ayam disertai surat ancaman.
  • Zainal Arifin Mochtar: Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menerima panggilan telepon dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai anggota kepolisian.

Rentetan peristiwa tersebut telah memicu kekhawatiran mendalam terkait keselamatan masyarakat sipil yang aktif menyuarakan kritik di ruang publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik

Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 19:01 WIB

Investor Ritel Tak Lagi Terkecoh, OJK Rampungkan Aturan Soal Influencer Saham

Investor Ritel Tak Lagi Terkecoh, OJK Rampungkan Aturan Soal Influencer Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:42 WIB

Darurat Kebebasan! Ancaman Nyata Bagi Aktivis yang Berani Bersuara

Darurat Kebebasan! Ancaman Nyata Bagi Aktivis yang Berani Bersuara

Your Say | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:25 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB