Pilkada Lewat DPRD Jadi Opsi Serius, Demokrat Nyatakan Sejalan dengan Presiden Prabowo

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 06 Januari 2026 | 14:34 WIB
Pilkada Lewat DPRD Jadi Opsi Serius, Demokrat Nyatakan Sejalan dengan Presiden Prabowo
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Partai Demokrat menyatakan sejalan dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai sistem pemilihan kepala daerah mendatang.
  • Partai Demokrat menganggap pemilihan kepala daerah oleh DPRD adalah opsi konstitusional untuk stabilitas daerah.
  • Demokrat menuntut pembahasan perubahan mekanisme Pilkada dilakukan secara transparan dengan menghormati suara rakyat.

Suara.com - Partai Demokrat menegaskan posisinya untuk berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto terkait wacana penentuan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

"Partai Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah," kata Herman dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).

Herman menjelaskan bahwa sikap Demokrat ini berlandaskan pada ketentuan Undang-Undang Dasar 1945, yang memberikan wewenang kepada negara untuk mengatur mekanisme Pilkada melalui undang-undang.

Menurutnya, baik sistem pemilihan langsung oleh rakyat maupun pemilihan melalui DPRD merupakan pilihan yang sah dan konstitusional dalam bingkai demokrasi Indonesia.

"Demokrat memandang pemilihan kepala daerah oleh DPRD sebagai salah satu opsi yang patut dipertimbangkan secara serius," ujarnya.

Herman memaparkan bahwa pertimbangan untuk mengembalikan Pilkada ke DPRD didasari oleh keinginan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan di tingkat daerah.

Selain itu, sistem ini dinilai berpotensi meningkatkan kualitas kepemimpinan serta menjaga stabilitas politik dan persatuan nasional yang lebih kokoh.

Meski memberikan sinyal dukungan terhadap opsi tersebut, Herman menekankan bahwa perubahan mekanisme Pilkada bukan merupakan perkara sederhana karena menyangkut kepentingan rakyat luas.

baca juga

Oleh karena itu, ia menuntut proses pembahasan kebijakan ini dilakukan secara transparan.

"Pembahasan kebijakan ini harus dilakukan secara terbuka, demokratis, dan melibatkan partisipasi publik, agar setiap keputusan yang diambil tetap mencerminkan kehendak rakyat dan semangat demokrasi," tegasnya.

Bagi Partai Demokrat, poin utama dalam perubahan sistem ini bukanlah sekadar teknis pemilihan, melainkan substansi dari demokrasi itu sendiri.

Herman menjamin bahwa apa pun mekanisme yang nantinya diputuskan oleh pemerintah dan DPR, suara rakyat harus tetap dihormati.

"Bagi Partai Demokrat, prinsipnya jelas: apa pun mekanisme yang dipilih, demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus tetap dihormati, dan persatuan nasional harus senantiasa dijaga sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya! Demokrat Polisikan Akun Medsos Penuding SBY Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi

Akhirnya! Demokrat Polisikan Akun Medsos Penuding SBY Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:06 WIB

Demokrat Akhirnya Polisikan Akun-akun Medsos yang Diduga Fitnah SBY Soal Isu Ijazah Jokowi

Demokrat Akhirnya Polisikan Akun-akun Medsos yang Diduga Fitnah SBY Soal Isu Ijazah Jokowi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:44 WIB

Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran

Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran

News | Senin, 05 Januari 2026 | 18:27 WIB

Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu

Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu

News | Senin, 05 Januari 2026 | 18:20 WIB

Ungkap Tindakan Tak Manusiawi Polisi, Laras Faizati: Saya Diberi Obat Basi, Diledek saat Ibu Sakit!

Ungkap Tindakan Tak Manusiawi Polisi, Laras Faizati: Saya Diberi Obat Basi, Diledek saat Ibu Sakit!

News | Senin, 05 Januari 2026 | 17:08 WIB

Budaya Asal Bapak Senang: Konflik Aversi yang Jadi Lingkaran Setan Birokrasi

Budaya Asal Bapak Senang: Konflik Aversi yang Jadi Lingkaran Setan Birokrasi

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 14:15 WIB

Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial

Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:55 WIB

CERPEN: Politik Gentong Babi

CERPEN: Politik Gentong Babi

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 09:15 WIB

RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya

RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:45 WIB

KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat

KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Aksi Jual Asing

Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Aksi Jual Asing

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Pemprov DKI Kaji TransJakarta Laut, DPRD: Jangan Cuma Jadi Etalase

Pemprov DKI Kaji TransJakarta Laut, DPRD: Jangan Cuma Jadi Etalase

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:29 WIB

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 2 Pejabat Pemkab Terkait Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 2 Pejabat Pemkab Terkait Suhardiman Amby

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Buntut Sel Mewah! Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Kembali Ditahan di Lapas Tangerang

Buntut Sel Mewah! Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Kembali Ditahan di Lapas Tangerang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Selama Ini Petani Cuma Kebagian Ampas, Gubernur Lampung Rombak Rantai Pasok Kakao Rp150 T

Selama Ini Petani Cuma Kebagian Ampas, Gubernur Lampung Rombak Rantai Pasok Kakao Rp150 T

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Merck Perkuat Bisnis Obat Resep di Tengah Berakhirnya Kontrak dengan P&G

Merck Perkuat Bisnis Obat Resep di Tengah Berakhirnya Kontrak dengan P&G

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:46 WIB

388 Warga Terdampak! Kebakaran di Kramat Pulo Senen Hanguskan 83 Rumah Tinggal

388 Warga Terdampak! Kebakaran di Kramat Pulo Senen Hanguskan 83 Rumah Tinggal

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×