Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik

Bangun Santoso | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:24 WIB
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
Foto sebagai ILUSTRASI tanah ambles: Kondisi tanah ambles di Gedung Serba Guna di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. [Suara.com/Ari Welianto]
  • BPBD DIY akan bekerja sama dengan BPPTKG melakukan uji geolistrik di lokasi tanah ambles Gunungkidul pada Januari 2026.
  • Tanah ambles di Girikarto, Panggang terjadi Rabu (7/1/2026) setelah hujan, berdampak pada satu keluarga yang mengungsi sementara.
  • Uji geolistrik ini bertujuan memetakan rongga bawah tanah sebagai dasar penentuan langkah evakuasi atau relokasi jika membahayakan.

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera melakukan langkah mitigasi lanjutan terkait fenomena tanah ambles (sinkhole) yang terjadi di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

BPBD DIY akan menggandeng Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta untuk melakukan uji geolistrik di lokasi tersebut dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil guna memetakan kondisi rongga bawah tanah secara akurat demi keselamatan warga yang berada di sekitar

Adapun tanah ambles itu dilaporkan terjadi pada Rabu (7/1/2026) kemarin.

Satu keluarga terdampak dan bahkan terpaksa harus mengosongkan rumah karena kondisi yang tak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryanta menuturkan bahwa uji geolistrik krusial dilakukan mengingat karakteristik geologis Gunungkidul yang cukup unik. Wilayah ini dikenal memiliki banyak aliran sungai bawah tanah dan rongga gua kapur (karst).

"Kami akan tindak lanjuti dengan uji geolistrik, karena dengan uji geolistrik, kita bisa memastikan rongganya itu kedalaman berapa, kemudian lebarnya berapa," kata Ruruh saat dihubungi, Minggu (11/1/2026).

Disampaikan Ruruu, insiden tanah ambles di Girikarto itu dilaporkan terjadi usai intensitas hujan yang mulai meningkat beberapa waktu lalu.

Mendapat laporan itu, BPBD DIY bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops telah melakukan asesmen awal sehari setelah kejadian. Namun, asesmen visual saja dinilai belum cukup untuk menyimpulkan tingkat keamanan jangka panjang.

Menurut Ruruh, hasil uji geolistrik nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan strategis.

Jika hasil pemindaian menunjukkan rongga yang terlalu lebar dan dalam apalagi berpotensi meluas ke area permukiman, maka langkah evakuasi atau relokasi mungkin diperlukan.

"Kalau dari hasil uji geolistrik itu memang membahayakan bagi masyarakat atau penduduk yang bermukim di situ, ya kita akan lakukan antisipasi bersama-sama dengan BPBD Kabupaten Gunungkidul," ujarnya.

Apalagi dia menyebut kejadian tanah ambles di Gunungkidul bukan sekali dua kali ini saja. Maka dari itu pemeriksaan menyeluruh penting dilakukan.

"Ya, kalau di situ kan memang sebenarnya sudah sering terjadi ya apa semacam amblesan gitu," imbuhnya.

Pelibatan BPPTKG dalam hal ini pun bukan tanpa alasan. Ruruh menilai BPPTKG memiliki peralatan canggih dan keahlian mumpuni untuk melakukan pemetaan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Literasi di Atas Roda: Kisah Sutopo dan Becak Listrik Pustakanya

Literasi di Atas Roda: Kisah Sutopo dan Becak Listrik Pustakanya

Video | Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:34 WIB

Ze Valente Tembus 100 Laga BRI Super League Siap Bawa PSIM Yogyakarta Bertahan di Papan Atas

Ze Valente Tembus 100 Laga BRI Super League Siap Bawa PSIM Yogyakarta Bertahan di Papan Atas

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:00 WIB

Polisi Kejar Otak Love Scamming dari Cina, Jaringan Lampung Ikut Dibidik

Polisi Kejar Otak Love Scamming dari Cina, Jaringan Lampung Ikut Dibidik

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:54 WIB

Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan

Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:58 WIB

Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno

Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:50 WIB

Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:54 WIB

Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar

Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:12 WIB

Terkini

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

News | Senin, 13 April 2026 | 13:58 WIB

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

News | Senin, 13 April 2026 | 13:54 WIB