SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Januari 2026 | 08:23 WIB
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
Sebagai Ilustrasi - Menu MBG di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).
baca 10 detik
  • Yayasan Generasi Emas Empat Lima mengklarifikasi video MBG; dapur SPPG Karyasari Sukaresmi selalu gunakan ompreng, bukan plastik.
  • Pemindahan makanan ke plastik terjadi spontan oleh kader setempat karena khawatir kehujanan saat distribusi.
  • Pengelola berkomitmen evaluasi dan perkuat SOP distribusi makanan agar sesuai standar higienitas di lapangan.

Suara.com - Yayasan Generasi Emas Empat Lima bersama GiziNow, selaku pendamping operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari Sukaresmi, memberikan penjelasan resmi terkait video yang beredar di media sosial mengenai distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan kantong plastik.

Pihak pengelola menegaskan bahwa narasi dalam video tersebut tidak sesuai dengan fakta operasional di lapangan.

Berdasarkan investigasi internal, dapur SPPG Karyasari Sukaresmi secara konsisten mendistribusikan makanan menggunakan wadah ompreng, bukan plastik sekali pakai.

Penggunaan ompreng ini merupakan bagian dari prosedur ketat untuk menjamin higienitas dan mutu makanan hingga ke tangan penerima manfaat.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa pemindahan makanan ke dalam kantong plastik dilakukan secara spontan oleh kader setempat setelah logistik tiba di titik distribusi, bukan saat berada di dapur produksi.

Tindakan tersebut dipastikan terjadi di luar kendali dan kewenangan pihak pengelola SPPG.

Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Lusi, mengakui pihaknya melakukan pemindahan tersebut karena alasan mendesak.

"Kami pindahkan dari ompreng ke plastik semata-mata karena cuaca yang tidak mendukung saat itu. Kami khawatir makanan terkena air hujan jika tetap di wadah terbuka," jelas Lusi.

Ia juga menegaskan bahwa meski dipindahkan ke plastik, kualitas makanan tetap dalam kondisi layak konsumsi.

baca juga

Kepala SPPG Karyasari Sukaresmi, Dimas, menjamin bahwa seluruh peralatan makan yang digunakan telah melalui proses sanitasi menggunakan peralatan standar industri.

Ia menekankan bahwa SPPG telah menerapkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam setiap tahapannya, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga pengiriman.

"Kami tidak pernah menggunakan kantong plastik dalam proses distribusi resmi kami. Seluruh ompreng dibersihkan sesuai standar kebersihan demi memastikan keamanan pangan bagi para penerima manfaat," tegas Dimas.

Denny Martin, Sekretaris Yayasan Generasi Emas Empat Lima, menyatakan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat koordinasi dengan mitra lapangan.

Pihak yayasan dan GiziNow berkomitmen untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) tidak hanya berhenti di dapur, tetapi juga dipahami oleh seluruh elemen distribusi hingga ke tingkat paling bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:36 WIB

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:26 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×