Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 13 Januari 2026 | 07:46 WIB
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
Pengendara melewati banjir yang menggenang di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (12/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Banjir di Jakarta sejak Senin (12/1/2026) memaksa ribuan warga mengungsi hingga Selasa pagi.
  • Jakarta Utara mencatat jumlah pengungsi terbanyak, dengan Semper Barat menyumbang 625 jiwa di Rusun Embrio.
  • BPBD DKI Jakarta memastikan kebutuhan dasar terpenuhi serta meminta warga waspada dan hubungi 112 darurat.

Suara.com - Ribuan jiwa sempat terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat banjir yang melanda sejumlah titik di Jakarta sejak Senin (12/1/2026).

Hingga Selasa (13/1/2026) pagi, terpantau sekitar 1.600 warga masih bertahan di posko pengungsian yang disediakan pemerintah.

Wilayah Jakarta Utara menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak dibandingkan wilayah terdampak banjir lainnya.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, Kelurahan Semper Barat mencatat jumlah penyintas tertinggi dengan total 625 jiwa yang mengungsi di Rusun Embrio.

Di Kelurahan Cilincing, sebanyak 230 warga terpaksa bermalam di gedung SMPN 266 untuk menghindari genangan setinggi 20 sentimeter.

Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Kebon Bawang, di mana warga tersebar di lima titik pengungsian mulai dari masjid hingga gedung sekolah.

Sebanyak 100 jiwa di Kebon Bawang tercatat mengungsi di Mushola Jamiyatul Ikhwan dan puluhan lainnya di SDN 05 Kebon Bawang.

Begitu pula di Warakas, 120 warga masih menetap sementara di Masjid Miftahulsalam, dengan puluhan sisanya tersebar di dua mushola.

Selain Jakarta Utara, 153 jiwa di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat juga masih bertahan di Rusun dan RPTRA Alur Anggrek.

Fasilitas publik seperti kantor RW, masjid, dan gedung pelayanan masyarakat kini dialihfungsikan sementara untuk menampung warga terdampak.

Pemerintah melalui instansi terkait memastikan pasokan kebutuhan pokok dan layanan kesehatan bagi para pengungsi tetap terpenuhi.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

BPBD juga meminta warga di pengungsian untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Warga diingatkan untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan selama masa tanggap darurat banjir.

Tak kalah penting, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan evakuasi atau logistik.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," pungkas Yohan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air

Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:42 WIB

Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

News | Senin, 12 Januari 2026 | 23:25 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time

Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time

News | Senin, 12 Januari 2026 | 22:38 WIB

Terkini

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB