Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 13:28 WIB
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)
  • Korban MDT ditemukan tewas di TPU Jakasampurna pada Minggu (11/1) sore akibat jeratan ikat pinggang.
  • Polda Metro Jaya menetapkan dua teman lama, JP dan G, sebagai pelaku pembunuhan karena motif utang piutang.
  • Kedua pelaku berhasil ditangkap dua hari setelah penemuan mayat dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Suara.com - Tabir misteri yang menyelimuti kasus pembunuhan sadis terhadap MDT (25), pemuda yang jasadnya ditemukan terbujur kaku di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jakasampurna, Kota Bekasi, akhirnya tersingkap.

Di balik kekejian tersebut, terungkap sebuah motif yang tragis dan dekat, masalah utang piutang antara korban dengan teman lamanya sendiri hingga berujung kasus pembunuhan.

Polda Metro Jaya secara resmi mengumumkan bahwa persoalan uang menjadi pemicu utama dua pelaku, JP dan G, tega menghabisi nyawa teman mereka secara keji. Dendam yang dipicu oleh utang menjadi benang merah dari peristiwa memilukan yang terjadi pada Minggu (11/1) lalu.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota, dan Polsek Bekasi Barat bergerak cepat. Hanya berselang dua hari setelah penemuan mayat, kedua pelaku berhasil diringkus pada Selasa (13/1).

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengonfirmasi penangkapan tersebut. "Sudah kita amankan dua pelaku dengan inisial JP dan G," kata AKBP Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Hubungan antara korban dan pelaku yang ternyata adalah teman lama menambah sisi kelam dari kasus ini. Pertemanan yang seharusnya dijalin dengan baik harus berakhir di ujung maut karena masalah finansial.

Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan lebih lanjut peran kedua pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurutnya, JP dan G merupakan eksekutor utama yang secara langsung menghabisi nyawa MDT. Alat yang digunakan pun terbilang sadis, yakni sebuah ikat pinggang yang dijeratkan ke leher korban hingga tewas.

"Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ikat pinggang yang diduga digunakan untuk mencekik korban, beberapa unit telepon genggam, tas milik korban, serta pakaian yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," jelas Budi sebagaimana dilansir Antara.

Penemuan jasad MDT sendiri sempat menggemparkan warga sekitar TPU Jakasampurna pada Minggu sore.

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Randonowu, mengungkapkan bahwa mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi korban saat ditemukan sudah menunjukkan tanda-tanda kekerasan yang fatal.

"Sesosok mayat ditemukan di TPU Jakasampurna pada Minggu (11/1) sekitar pukul 15.00 WIB dengan bekas jeratan ikat pinggang di leher korban," ungkap Braiel.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan intensif.

Polisi masih terus menggali lebih dalam kronologi lengkap kejadian, mulai dari pertemuan terakhir korban dengan pelaku hingga detik-detik eksekusi yang berujung pada pembuangan jasad di area pemakaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus

Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:21 WIB

Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi

Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:57 WIB

KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:30 WIB

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:43 WIB

Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan

Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:15 WIB

Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang

Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 06:49 WIB

Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP

Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP

News | Senin, 12 Januari 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB