Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:48 WIB
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
Ilustrasi - Pak ogah di persimpangan kawasan Tebet Timur, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
  • Polsek Cengkareng mengklarifikasi bahwa rantai penutup jalan di exit Tol Rawa Buaya milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
  • Dishub DKI Jakarta memasang rantai tersebut untuk rekayasa lalu lintas resmi dengan jadwal tutup 06.00 hingga 11.00 WIB.
  • Tiga 'pak ogah' yang diamankan tidak terbukti memalak dengan rantai, namun tetap diberikan pembinaan oleh kepolisian.

Suara.com - Sebuah video yang mempertontonkan aksi meresahkan 'pak ogah' di exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, sempat membakar emosi warganet.

Dalam narasi yang beredar luas, para pengatur lalu lintas liar ini dituding nekat memasang rantai dan gembok untuk memalak pengendara di exit tol Rawa Buaya. Namun, fakta di baliknya ternyata jauh dari dugaan.

Polsek Cengkareng membongkar narasi yang terlanjur menyebar luas tersebut dan mengungkap dalang sebenarnya di balik pemasangan rantai yang menjadi sorotan. Pelakunya bukanlah 'pak ogah', melainkan instansi resmi.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, memberikan klarifikasi tegas bahwa rantai dan gembok yang terpasang di lokasi tersebut merupakan properti milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Pemasangan itu dilakukan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas resmi.

"Jadi, penutupan jalan itu memang dari Dishub, dan Dishub sudah menyatakan bahwa gembok penutupan itu dari Dishub," kata Aang saat dikonfirmasi di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (15/1/2026).

Lebih lanjut, Aang menjelaskan bahwa penutupan akses jalan tersebut bukanlah tindakan acak atau ilegal, melainkan memiliki jadwal buka-tutup yang sudah ditetapkan oleh Dishub. Hal ini dilakukan untuk mengatur kepadatan arus lalu lintas pada jam-jam tertentu.

"Info dari Dishub, Dishub itu menutup dari jam 06.00 pagi sampai jam 11.00 siang. Jam 11.00 siang dibuka, memang begitu, ada jadwalnya memang," ujar Aang.

Dengan temuan ini, pihak kepolisian memastikan bahwa tuduhan yang menyebut 'pak ogah' sengaja menutup jalan dengan rantai lalu meminta uang tebusan kepada pengendara adalah hoaks. Peran 'pak ogah' di lokasi tersebut ternyata baru dimulai setelah jalan resmi dibuka.

Menurut Aang, para 'pak ogah' tersebut baru mulai beroperasi untuk membantu mengatur lalu lintas setelah petugas Dishub membuka gembok dan rantai sesuai jadwal yang berlaku, yakni setelah pukul 11.00 siang.

"Jadi, bukan 'pak ogah' itu yang nutup atau ngerantai segala, bukan. Itu memang dari Dishub. Ada aturannya, dari jam 06.00 pagi ditutup, jam 11.00 siang sudah dibuka tuh jalan. Jadi, kalau misalnya jam 11.00 siang kan dibuka tuh sama Dishub, baru dia (pak ogah) ngatur, begitu," jelas Aang secara rinci.

Meskipun fakta telah terungkap, polisi tetap mengambil langkah responsif atas keresahan masyarakat. Ketiga 'pak ogah' yang terekam dalam video viral tersebut telah diamankan dan dibawa ke Mapolsek Cengkareng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa mereka tidak terbukti melakukan pemalakan dengan modus rantai seperti yang dituduhkan. Kendati demikian, polisi tetap akan memberikan pembinaan kepada mereka terkait aktivitas mengatur lalu lintas secara liar.

"Paling ini kan masih diambil keterangannya, rencana kita pembinaan saja, ya. Karena berdasarkan cross-check, bukan mereka yang melakukan penutupan itu," ungkap Aang.

Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan sekelompok 'pak ogah' yang seolah-olah memblokade akses jalan di exit Tol Rawa Buaya menuju Jalan Outer Ring Road. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas water barrier dan rantai yang melintang di jalan.

Tiga orang 'pak ogah' tampak berada di lokasi, di mana satu orang berjongkok di sisi jalan, sementara dua lainnya berdiri seolah menunggu mobil yang akan melintas. Narasi yang menyertai video tersebut menuduh mereka memaksa pengendara untuk memberikan sejumlah uang agar bisa melewati jalan yang mereka tutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng

Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:02 WIB

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:19 WIB

Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat

Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:06 WIB

10 Jalan Tol Paling Rawan Kecelakaan, Belajar dari Tragedi Maut di Tol Krapyak

10 Jalan Tol Paling Rawan Kecelakaan, Belajar dari Tragedi Maut di Tol Krapyak

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:04 WIB

Buntut Kereta Bandara Tabrak Avanza di Kalideres, Terjadi Penumpukan di Stasiun Rawa Buaya

Buntut Kereta Bandara Tabrak Avanza di Kalideres, Terjadi Penumpukan di Stasiun Rawa Buaya

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:19 WIB

Plot Twist Kasus Curanmor Cengkareng: Dituduh Maling Gegara Baju, 6 Pria Malah Positif Sabu

Plot Twist Kasus Curanmor Cengkareng: Dituduh Maling Gegara Baju, 6 Pria Malah Positif Sabu

News | Selasa, 18 November 2025 | 14:28 WIB

Bikin Warga Resah! Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Ormas dan Matel di Cengkareng

Bikin Warga Resah! Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Ormas dan Matel di Cengkareng

News | Selasa, 11 November 2025 | 09:23 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB