Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia

Bangun Santoso

Jum'at, 16 Januari 2026 | 19:25 WIB
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta yang juga Ketua Nippon Foundation; Yohei Sasakawa. (Ist)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh kepada Sasakawa Foundation dalam upaya eliminasi penyakit kusta di Indonesia.
  • Yohei Sasakawa dan Presiden Prabowo bertemu di Hambalang, Bogor pada 16 Januari 2026 membahas stigma kusta.
  • Arnold Saputra akan membantu Sasakawa Foundation menyebarkan edukasi daring mengenai kusta kepada generasi muda Indonesia.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto memberi dukungan penuh terhadap Sasakawa Foudation yang berkomitmen membantu Indonesia menghilangkan penyakit kusta.

Hal ini disampakan Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta yang juga Ketua Nippon Foundation; Yohei Sasakawa usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jumat, 16 Januari 2026.

"Beliau telah menunjukkan dukungan penuh kepada kami untuk melaksanakan berbagai kegiatan guna mengeliminasi penyakit ini," kata Yohei Sasakawa dalam konferensi persnya di Hotel Kempinski, Jakarta.

Yohei lebih jauh menuturkan bahwa masyarakat Indonesia masih mengalami misinformasi terkait penanganan penyakit kusta. Ia tak memungkiri jika penderita atau bahkan penyintas kusta kerap mendapat stigma negatif di tengah masyarakat.

"Ketika menyangkut penghapusan diskriminasi atau stigma, dukungan nasional secara menyeluruh sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi mendiskriminasi mereka. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu pendekatan dimana kami meminta dukungan penuh dari Presiden," kata Yohei.

Dalam kesempatan yang sama, Influencer Arnold Saputra mengajut tertarik untuk membantu Sasakawa Foundation dalam melakukan pendekatan ke generasi muda terkait penanganan kusta.

Arnold akan berkontribusi untuk menyuarakan upaya penyembuhan kusta, dan menyampaikan pesan ke masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita kusta.

"Jadi langkah pertama itu online educationnya dari social media, saya dan beberapa teman-teman dan tokoh-tokoh online yang lain untuk menginfokan kalau kusta itu gak seperti yang kita semua pikir," kata Arnold.

"Jadi sebenarnya (kusta,Red) ga gampang ketularan dan obat-obatnya Sasakawa san dan timnya sudah sediakan ke Indonesia itu semuanya gratis," tukasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:15 WIB

Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol

Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol

Health | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:18 WIB

Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya

Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya

Health | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:32 WIB

Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya

Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:34 WIB

Bukan Penyakit Keturunan atau Kutukan, Ini Fakta Tentang Kusta

Bukan Penyakit Keturunan atau Kutukan, Ini Fakta Tentang Kusta

Health | Selasa, 04 Maret 2025 | 17:53 WIB

Bangkit dari Stigma Diri

Bangkit dari Stigma Diri

Your Say | Senin, 23 Desember 2024 | 16:54 WIB

Kisah OYPMK: Dijauhi, Diasingkan, Dikucilkan, dan Bangkit Kembali

Kisah OYPMK: Dijauhi, Diasingkan, Dikucilkan, dan Bangkit Kembali

Your Say | Senin, 23 Desember 2024 | 16:39 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×