FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:05 WIB
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
Habib Hanif Alatas, Sekretaris Majelis Syura DPP FPI di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. [Suara.com/Novian]
  • FPI desak Presiden Prabowo tarik Indonesia dari keanggotaan Board of Peace.
  • Hanif Alatas sebut FPI tidak percaya Amerika dan Israel di dewan perdamaian.
  • Prabowo siapkan opsi keluar BoP jika tidak bermanfaat bagi perjuangan Palestina.

Suara.com - Front Persaudaraan Islam (FPI) secara tegas meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menarik Indonesia dari keanggotaan Board of Peace (BoP). Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang diserahkan langsung oleh perwakilan FPI di Istana Kepresidenan Jakarta.

Penyerahan surat dilakukan kepada salah satu menteri dalam pertemuan antara Kepala Negara dengan para ulama, pimpinan ormas Islam, serta pengasuh pondok pesantren pada Kamis (5/3/2026) malam. Presiden Prabowo sebenarnya turut mengundang pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, namun ia berhalangan hadir dan mengutus Habib Hanif Alatas (Sekretaris Majelis Syura DPP FPI) beserta Sekretaris Umum DPP FPI sebagai perwakilan.

Habib Hanif menjelaskan bahwa alasan utama FPI mendesak penarikan diri adalah ketidakpercayaan terhadap Amerika Serikat (AS) sebagai inisiator BoP, serta Israel yang turut menjadi anggota.

"Walaupun tidak sempat berbicara langsung di forum, kami sudah menyerahkan surat resmi kepada Presiden. Kami meminta Indonesia menarik diri dari BoP karena rekam jejak buruk Amerika dan Israel selama ini. Kami sama sekali tidak memercayai mereka," ujar Hanif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo sempat memaparkan keinginannya untuk mengoptimalkan posisi Indonesia di BoP guna memperjuangkan perdamaian dan kemerdekaan Palestina. Namun, Hanif menekankan bahwa FPI tetap pada pendiriannya.

"Kami memercayai iktikad baik Presiden, tetapi kami tidak percaya pada Amerika dan Israel. Bahkan para nabi dan rasul saja dikhianati oleh mereka, apalagi kita manusia biasa. Jadi, terlepas dari apa yang disampaikan Presiden, kami tetap meminta Republik Indonesia menarik diri dari BoP," tegasnya.

Pemerintah Siapkan Opsi Keluar

Meskipun Presiden Prabowo berniat memaksimalkan peran Indonesia di BoP, ia dikabarkan tetap menyiapkan opsi untuk keluar dari dewan bentukan Donald Trump tersebut.

Hanif mengungkapkan bahwa Presiden akan mengambil langkah mundur jika keanggotaan Indonesia dirasa tidak lagi membawa manfaat bagi perjuangan Palestina atau tidak sejalan dengan kepentingan nasional.

"Presiden menyatakan jika tidak ada lagi peluang memperjuangkan kemaslahatan Palestina, beliau akan menarik diri," jelas Hanif.

Namun, bagi FPI, pemerintah tidak perlu menunggu penilaian lebih lanjut untuk mengambil sikap tegas.

"Kami merasa tidak perlu menunggu. Sudah terbukti sejak lama bahwa Amerika tidak bisa dipercaya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa

Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 22:54 WIB

JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global

JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 22:34 WIB

Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli

Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:01 WIB

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:53 WIB