Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:55 WIB
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
Habib Rizieq Shihab. (Antara/Asprilla Dwi Adha).
baca 10 detik
  • Habib Rizieq desak Prabowo sampaikan duka cita terbuka atas wafatnya Ali Khamenei.
  • FPI sesalkan Pemerintah Indonesia belum kutuk agresi militer Amerika Serikat ke Iran.
  • Surat duka cita Prabowo untuk Presiden Iran dinilai FPI kurang menunjukkan keberpihakan.

Suara.com - Pemimpin Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang sekadar mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menyerahkan surat duka cita atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei masih belum cukup. FPI memandang hubungan bilateral antara Indonesia dan Iran sebagai negara sahabat menuntut sikap yang lebih lugas dan terbuka.

Surat yang ditulis langsung oleh Presiden Prabowo tersebut ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan diserahkan melalui Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Namun, FPI merasa pernyataan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran akibat agresi Amerika Serikat (AS)-Israel tersebut seharusnya disampaikan secara publik oleh kepala negara.

Aspirasi Habib Rizieq tersebut disampaikan oleh Sekretaris Majelis Syura DPP FPI, Habib Hanif Alatas, usai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo dengan para ulama dan pimpinan ormas Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

"Iran adalah negara sahabat. Kami meminta Presiden jangan hanya mengutus Menteri Luar Negeri untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi sampaikanlah secara terbuka. Sebagai negara sahabat, Iran butuh dukungan dalam membela kedaulatannya," ujar Hanif menyampaikan amanat Habib Rizieq.

Hanif menambahkan bahwa Indonesia memiliki prinsip konstitusi untuk menentang segala bentuk penjajahan. Oleh karena itu, sikap Iran dalam mempertahankan wilayahnya dari serangan asing dinilai patut mendapatkan dukungan moral dari Indonesia.

Sesalkan Pemerintah Belum Kutuk Serangan AS

Selain menyoroti cara penyampaian duka cita, FPI juga menyesalkan sikap pemerintah yang hingga kini belum secara tegas mengutuk serangan besar-besaran AS-Israel ke Iran. Juru Bicara FPI, Azis Yanuar, menegaskan bahwa agresi tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional yang serius.

"Kami sangat menyesalkan belum adanya kutukan resmi dari pemerintah. Agresi itu adalah kejahatan perang dan wajib ditindak secara hukum internasional. Kami menantikan penjelasan pemerintah terkait sudut pandang mereka dalam hal ini," ujar Azis, Kamis (5/3/2026).

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan mengenai dokumen diplomatik tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo menulis sendiri surat belasungkawa tersebut sebagai bentuk penghormatan menjelang prosesi pemakaman Ali Khamenei di kota suci Mashhad.

baca juga

Menanggapi kritik soal tertutupnya ucapan duka, Menlu Sugiono memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pemilihan medium surat resmi dilakukan demi menjaga etika dan formalitas hubungan antarnegara yang lebih berwibawa dibandingkan sekadar unggahan di media sosial.

"Rasa duka bisa disampaikan melalui media apa saja, namun surat resmi tentu jauh lebih formal dan tepat dalam tata krama diplomatik," pungkas Sugiono usai menghadiri agenda di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?

Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:44 WIB

Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza

Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:22 WIB

FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace

FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×