Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 26 Januari 2026 | 14:28 WIB
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proses pengerukan Kali Sepak di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (26/1/2026). (Suara.com/Yoga)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta meninjau pengerukan Kali Sepak pada Senin (26/1/2026) merespons peringatan dini BMKG tentang potensi hujan tinggi.
  • Tantangan utama Jakarta adalah keterbatasan daya tampung air yang hanya mampu menampung curah hujan hingga 150 milimeter per hari.
  • Pemprov DKI mengerahkan ratusan alat berat dan menginstruksikan modifikasi cuaca, serta mempersiapkan normalisasi tiga sungai besar.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proses pengerukan Kali Sepak di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (26/1/2026).

Langkah peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Dari data BMKG, ada kemungkinan besok itu juga curah hujannya tinggi," kata Pramono di lokasi pengerukan.

Politisi PDIP ini memaparkan bahwa tantangan terbesar Jakarta saat ini adalah keterbatasan daya tampung air atau catchment area yang belum ideal.

Ia mengungkapkan bahwa kapasitas Jakarta dalam menghadapi curah hujan harian masih memiliki ambang batas tertentu, meskipun pengerukan sedimen terus digalakkan.

"Persoalannya adalah karena catchment-nya ini tidak mencukupi. Jadi walaupun dikeruk semuanya, nggak ada tambahan sedimen, itu di Jakarta ini cuma mampu menampung untuk curah hujan 150 milimeter per hari. Sehingga dengan demikian, kalau tanggal 12, tanggal 18, dan juga tanggal 22 kemarin banjir, tanggal 22 sebenarnya average-nya kurang lebih 150, tapi 8 jam, dan kemudian ada pengiriman juga dari hulu," urai Pramono

Kali Sepak sendiri, menurutnya, adalah salah satu aliran sungai yang memegang peranan vital dalam mengontrol debit air di wilayah Jakarta Barat yang rawan banjir.

"Ini muaranya lintas provinsi, sehingga dengan demikian ini salah satu muara utama selain Kali Pesanggrahan, Mookervart, Angke, dan sebagainya," papar Pramono lagi.

Tak hanya di Kali Sepak saja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengerahkan ratusan alat berat di berbagai titik rawan untuk memperlancar aliran air. "Ada 200 eskavator di lima wilayah, di sini aja tadi ada tiga," beber Pramono.

baca juga

Selain pengerukan kali, Pramono kembali menginstruksikan jajarannya untuk melakukan modifikasi cuaca guna menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang belum selesai.

"Untuk besok, saya juga sudah memerintahkan sekali lagi untuk dilakukan modifikasi cuaca, supaya dampaknya tidak seperti yang tidak kita harapkan," jelasnya.

Eks Sekretaris Kabinet ini berharap, segala upaya mitigasi yang dilakukan secara simultan tersebut dapat meminimalkan risiko bencana bagi warga Jakarta.

Sambil di waktu bersamaan, proses normalisasi tiga sungai besar yang ada di Jakarta juga mulai dipersiapkan sebagai program jangka menengah pengendalian banjir.

"Yang pertama adalah Ciliwung, yang kedua Krukut, yang ketiga adalah Cakung Lama. Saya sudah minta untuk segera ini diputuskan," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki

Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki

News | Senin, 26 Januari 2026 | 12:06 WIB

Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm

Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 13:50 WIB

Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal

Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 17:05 WIB

Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan

Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:19 WIB

Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC

Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:21 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang 24-25 Januari, Wilayah Mana yang Terdampak?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang 24-25 Januari, Wilayah Mana yang Terdampak?

Tekno | Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:03 WIB

Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan

Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:32 WIB

Terkini

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:26 WIB

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:25 WIB

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:18 WIB

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

×