Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Data: Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C

Bernadette Sariyem, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Januari 2026 | 15:47 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Data: Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Tangkapan layar)
baca 10 detik
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan banyak anggota DPR RI merupakan lulusan pendidikan nonformal seperti Paket C.
  • PKBM dinilai krusial mengatasi angka putus sekolah akibat faktor ekonomi, budaya, dan geografis di Indonesia.
  • Pemerintah akan memperluas layanan PKBM, mengintegrasikannya dengan keterampilan, serta memperketat pengawasan administrasi BOP.

Suara.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen Abdul Mu’ti melontarkan pernyataan menarik dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Senayan.

Dia mengungkap, mayoritas anggota DPR RI adalah lulusan pendidikan nonformal seperti Paket C.

Hal itu diungkap Abdul Mu'ti saat rapat di DPR,  Selasa (21/1) pekan lalu.

Dalam forum tersebut, Mu’ti menyoroti vitalnya peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan program pendidikan kesetaraan dalam struktur pendidikan nasional.

Secara blak-blakan, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa jalur pendidikan nonformal seperti Paket C bukanlah hal yang bisa dipandang sebelah mata.

Ia menyebutkan bahwa banyak figur publik, termasuk mereka yang kini duduk di kursi parlemen, merupakan produk dari sistem pendidikan kesetaraan tersebut.

“Paling banyak itu ya lulusan Paket C. Banyak juga anggota dewan yang lulusan Paket C," kata  Abdul Mu’ti.

Pernyataan tersebut seketika memicu gelak tawa dari para peserta rapat,.

Tapi di balik itu, terdapat pesan serius mengenai aksesibilitas pendidikan di Indonesia.

baca juga

Solusi Realistis di Tengah Tingginya Angka Putus Sekolah

Pernyataan Mu’ti bukan sekadar seloroh politik. Hal ini menjadi pembuka untuk membedah tantangan besar yang dihadapi Indonesia: angka putus sekolah yang masih memprihatinkan.

Menurut Mu’ti, keberadaan PKBM menjadi sangat krusial karena masih banyak anak bangsa yang tidak mampu menyelesaikan pendidikan formal di sekolah reguler.

Ia menganalisis, penyebab tingginya angka tidak sekolah di Indonesia bersifat multidimensional.

Masalahnya tidak hanya terpaku pada faktor ekonomi atau kemiskinan semata. Ada faktor kultural dan geografis yang sangat dominan, terutama di daerah-daerah terpencil.

"Misalnya persoalan pernikahan dini dan atau keterbatasan akses pendidikan terutama di wilayah-wilayah tertentu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sekolah di Sumbar-Sumut Mulai Normal 100 persen, di Aceh Baru 95 persen

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sekolah di Sumbar-Sumut Mulai Normal 100 persen, di Aceh Baru 95 persen

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:38 WIB

Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti

Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:10 WIB

Menteri Abdul Muti Resmi Menghapus Sanksi Sebagai Efek Jera di Sekolah

Menteri Abdul Muti Resmi Menghapus Sanksi Sebagai Efek Jera di Sekolah

News | Senin, 12 Januari 2026 | 11:04 WIB

Pendidikan Tak Boleh Terhenti! Kemendikdasmen Terbitkan SE Pasca-Bencana

Pendidikan Tak Boleh Terhenti! Kemendikdasmen Terbitkan SE Pasca-Bencana

News | Senin, 05 Januari 2026 | 10:09 WIB

Sekolah di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Normal Mulai 5 Januari, Siswa Boleh Tidak Pakai Seragam

Sekolah di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Normal Mulai 5 Januari, Siswa Boleh Tidak Pakai Seragam

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 22:27 WIB

85 Persen Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Sudah Bisa Digunakan, Sisanya Masih Dibersihkan

85 Persen Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Sudah Bisa Digunakan, Sisanya Masih Dibersihkan

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:19 WIB

Mendikdasmen Pastikan Guru Korban Bencana di Sumatra Dapat Bantuan Rp2 Juta

Mendikdasmen Pastikan Guru Korban Bencana di Sumatra Dapat Bantuan Rp2 Juta

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:35 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×