Menuju Intelliigence Economy, Banyu Biru Dorong Insentif Industri Semikonduktor dan AI

Galih Prasetyo

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05 WIB
Menuju Intelliigence Economy, Banyu Biru Dorong Insentif Industri Semikonduktor dan AI
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Banyu Biru Djarot [Istimewa]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah beri insentif strategis untuk sektor semikonduktor dan AI.
  • Banyu Biru mengapresiasi capaian industri nasional, termasuk pertumbuhan IPNM dan peringkat manufaktur ASEAN 2024.
  • Peluncuran ICDEC dinilai penting untuk ekosistem teknologi tinggi, didukung oleh 16 perguruan tinggi terlibat.

Suara.com - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Banyu Biru Djarot, mendorong pemerintah menyiapkan paket insentif strategis untuk memperkuat industri semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), serta hilirisasi logam tanah jarang sebagai fondasi menuju intelligence economy Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Banyu Biru dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian.

Dalam forum itu, ia menekankan dua hal utama, yakni apresiasi terhadap capaian industri nasional dan penguatan kebijakan strategis untuk sektor industri masa depan.

“Saya ingin menyampaikan dua hal, pertama apresiasi dan kedua penguatan. Apresiasi pertama untuk IPNM yang kurva pertumbuhannya di atas pertumbuhan ekonomi nasional, kedua ranking manufacturing value added nomor satu di ASEAN tahun 2024, ketiga terima kasih sudah gercep menangani pasca bencana dengan restart industri kecil di Sumatera,” ujar Banyu Biru.

Pada aspek penguatan, ia menyoroti peluncuran Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) oleh Kementerian Perindustrian sebagai langkah penting membangun ekosistem industri berbasis teknologi tinggi di Tanah Air.

“Pada poin penguatan, ICDEC yang dikenalkan oleh Menteri Perindustrian, saya memberikan penekanan pada insentif industri semikonduktor, AI, cloud infrastructure, dan pengembangan hilirisasi logam tanah jarang,” katanya.

Menurutnya, arah kebijakan industri nasional kini sudah berada di jalur yang tepat, seiring pergeseran dari ekonomi digital menuju ekonomi berbasis kecerdasan.

“Menurut saya arahnya sudah sangat bagus, dari digital economy ke intelligence economy,” ujarnya.

Banyu Biru juga mengaitkan pengembangan industri teknologi tinggi dengan teori yang dipopulerkan CEO NVIDIA, Jensen Huang. Ia menyebut ekosistem tersebut mencakup lima elemen penting.

baca juga

“Teori hype dari Jensen Huang NVIDIA itu ada lima poin yang meliputi energinya seperti apa, chip-nya, model AI seperti apa, cloud infrastructure, dan apps-nya seperti apa,” jelasnya.

Selain aspek industri, ia mengapresiasi keterlibatan dunia pendidikan dalam pengembangan ICDEC. Tercatat ada 16 perguruan tinggi yang terlibat dalam inisiatif tersebut.

“Saya juga mengapresiasi 16 kampus atau universitas yang ikut dalam pengembangan ICDEC. Mengacu data Kementerian Ekonomi Kreatif 2025, untuk apps pencapaian investasi dan dukungan anggaran sudah Rp40 triliun lebih. Potensinya sangat luar biasa,” ujarnya.

Dalam konteks global, Banyu Biru menilai Indonesia dapat belajar dari negara-negara yang telah lebih dulu membangun industri semikonduktor kelas dunia.

“Secara komparasi studi di Taiwan dengan TSMC, SMIC di China, Samsung, dan Intel. Apabila kita bisa mengadopsi seperti ini, akan menjadi luar biasa,” katanya.

Ia pun menegaskan pentingnya perancangan insentif fiskal dan nonfiskal yang tepat sasaran agar pembangunan industri tidak hanya menarik investasi, tetapi juga membangun ekosistem yang kuat dari hulu ke hilir.

“Saya mendorong penguatan dan support untuk kita belajar lebih jauh bagaimana insentif fiskal dan nonfiskal dirancang secara selektif dan strategis, sehingga tidak hanya menarik investasi tetapi juga memastikan pembangunan ekosistem industri dari hulu ke hilir, termasuk hilirisasi logam tanah jarang yang berorientasi nilai tambah dan keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Banyu Biru menyampaikan apresiasi atas inisiatif ICDEC yang dinilainya sebagai tonggak penting industri masa depan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Ambil Peran Aktif Bangun SDM Vokasi Masa Depan

Industri Ambil Peran Aktif Bangun SDM Vokasi Masa Depan

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:18 WIB

Local Media Community Gelar Workshop 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta

Local Media Community Gelar Workshop 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta

Video | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:00 WIB

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:27 WIB

Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?

Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 20:23 WIB

Terpopuler: Wali Kota Selamat usai Ditembak RPG Mobil Bikin Penasaran, Suzuki Terdepak dari Thailand

Terpopuler: Wali Kota Selamat usai Ditembak RPG Mobil Bikin Penasaran, Suzuki Terdepak dari Thailand

Otomotif | Senin, 26 Januari 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:33 WIB

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:16 WIB

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:11 WIB

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:06 WIB

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah,  Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

×