Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:22 WIB
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Pemerintah memfokuskan pengendalian harga komoditas pangan sebagai langkah utama menjaga stabilitas inflasi nasional agar tetap terkendali dan tidak berdampak pada daya beli masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menurut Tito, inflasi sejauh ini masih relatif terkendali karena pemerintah pusat dan daerah secara rutin melakukan koordinasi. Meski demikian, pemerintah tetap menaruh perhatian besar pada arah pergerakan inflasi, khususnya pada komoditas yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Inflasi ini bisa terkendali karena kita merasakan rapat seperti ini tiap minggu. Dan semua daerah bekerja, semua kementerian bekerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inflasi Desember 2025 secara year on year (y-o-y) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat sebesar 2,92 persen. Angka tersebut mendekati 3 persen, namun masih berada di bawah ambang batas maksimal 3,5 persen.

Namun, kata Tito, jika inflasi melampaui ambang batas maksimal tersebut, maka kelompok masyarakat berpenghasilan rendah akan menjadi pihak yang paling terdampak akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Harga beras naik misalnya, harga minyak naik, harga telur naik, daging naik, ikan naik. Itu di kelas yang setiap harinya mendapatkan penghasilan harian, mereka akan sangat terasa sekali kesulitannya,” tegasnya.

Dalam paparannya, Tito juga menjelaskan bahwa salah satu penyumbang inflasi terbesar secara y-o-y saat ini berasal dari harga emas perhiasan yang dipengaruhi oleh dinamika global.

Ia menambahkan, lonjakan harga emas tersebut berdampak secara global, termasuk di Indonesia. “Ini kita tahu bahwa per hari ini sudah hampir mendekati 3 juta rupiah per gram,” ucap Tito.

Selain emas, komponen inflasi lain yang turut mendorong kenaikan harga berasal dari sektor makanan dan minuman, transportasi, serta perawatan pribadi. Kenaikan permintaan saat momentum Natal dan Tahun Baru juga menjadi faktor pendorong.

baca juga

Tito menegaskan bahwa dalam pengendalian inflasi, pemerintah tidak hanya melihat angka semata, tetapi juga menaruh perhatian pada arah pergerakan atau tren. Dibanding inflasi November 2025 secara y-o-y, tren inflasi nasional pada Desember 2025 tercatat sedikit meningkat dari 2,72 persen menjadi 2,92 persen.

“Artinya tren naik. Nah, ini kita harus hati-hati,” ujarnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Tito menegaskan pemerintah akan memfokuskan pengendalian pada komoditas yang paling dirasakan masyarakat, khususnya sektor pangan.

“Karena emas perhiasan kita tidak bisa bendung, inilah harga dunia, maka kita harus bermain di faktor yang lain, yang angka nomor 1 sampai nomor 10. Terutama makanan yang terasa oleh masyarakat itu adalah makanan, minuman, itu nomor 1,” tandasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:52 WIB

Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai

Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:48 WIB

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana

Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 08:18 WIB

Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen

Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen

News | Senin, 26 Januari 2026 | 21:07 WIB

Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif

Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif

News | Senin, 26 Januari 2026 | 18:06 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×