suara mereka

Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:03 WIB
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
Masyarakat Zurich, Swiss tengah melintas di zebra cross. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Zurich pada Januari menampilkan suasana tenang, dengan lalu lintas tertib mengikuti aturan perlintasan trem dan minim kebisingan.
  • Area ikonik seperti Opernhaus Zürich, Sechseläutenplatz, dan Hauptbahnhof mencerminkan aktivitas penting kota tersebut.
  • Meskipun menawarkan gaya hidup tenang, penduduk Swiss sangat menghargai efisiensi, ketepatan waktu, dan disiplin aturan ketat.

Sedangkan di sungai di bawah Münsterbrücke, angsa bisu yang berenang dan camar kepala hitam yang mondar-mandir terbang di antara dua Gererja menjadi pemandangan cuma-cuma yang bisa diambil lewat jepretan.

Kembali ke jalan-jala di Zurich, mayoritas mobil made in Jerman menghiasi setiap aspal, terlebih merk Mercedes-Benz. Walau begitu, ada juga mobil buatan Jepang.

Kendaraan memang cukup banyak yang melintas, tetapi penumpang yang menunggu di halte trem lebih ramai. Penduduk di sana lebih condong menggunkan transportasi umum, atau jalan kaki dan bersepeda sampai ke tempat tujuan.

Pengalaman menumpang kendaraan roda empat di Zurich cukup menenangkan. Pasalnya kemacetan terjadi sebatas karena bergantian melewati lampu lalu lintas. Selebihnya, jalan begitu lengan dan tenang tanpa ada suara klakson di setiap persimpangan.

Negara dengan populasi penduduk sekitar 9 juta dan luas wilayah 41 km persegi dan dikelilingi Pegunungan Alpen ini terbilang negara yang aman dan nyaman, cocok untuk orang yang mendambakan hidup tenang atau slow living.

Meski begitu, slow living bukan berarti bermalas-malasan atau sekadar nihil terhadap kebisingan. Penduduk Swiss mengutamakan efisiensi tinggi dan ketepatan waktu, mereka mengutamakan kualitas dan benar-benar sibuk saat jam kerja. Rata-rata mereka bekerja selama 42 jam dalam satu pekan. Toko-toko bahkan tutup mulai pukul 18.00 waktu setempat.

Seorang diaspora yang tinggal, menyampaikan bahwa penduduk asli Swiss justru lebih memilih menghabiskan waktu di rumah usai bekerja, ketimbang nongkrong.

Kota Zurich, Swiss. (Suara.com/Novian)
Kota Zurich, Swiss. (Suara.com/Novian)

Walau begitu, di sebagian area Zurich yang menjadi pusat kota, ramai bercampur penduduk untuk menghabiskan malam dengan datang ke pusat perbelanjaan maupun toko dan restoran yang masih buka.

Meski terkesan hidup tenang atau slow living, Swiss menerapkan aturan yang membuat masyarakat baik penduduk asli atau pendatang harus disiplin. Contohnya saja soal berlalu lintas, di setiap jalan yang dilewati terdapat rambu-rambu batas kecepatan maksimum, semisal 30 km.

Baca Juga: Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

Jadi, meski di depan jalan terlihat kosong, pengemudi tetap harus patuh, alih-alih terkena sanksi denda bila berkendara melebihi kecepatan dari batas yang ditentukan.

Bukan hanya regulasi yang ketat. Biaya hidup di Swisa juga sangat tinggi sehingga perlu merogoh kocek lebih dalam untuk berkunjunga dan menikmati hidup slow living di sana. Kekinian satu Franc Swiss (CHF) setara dengan Rp21 ribu lebih. Bagaimana? Tertarik merasakan hidup slow living di Swiss?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI