Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:18 WIB
Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
Viral pedagang es gabus di Johar Baru, Jakarta Pusat dituduh jual spon. (bidik layar video YouTube)
  • Seorang pedagang es gabus bernama Sudrajat di Kemayoran, Jakarta Pusat, diinterogasi aparat atas tuduhan bahan berbahaya.
  • Setelah uji laboratorium oleh Polda Metro Jaya, es gabus Sudrajat dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi publik.
  • Sebagai dampak positif, Sudrajat menerima bantuan berupa motor dan modal usaha dari Polres Metro Depok.

Suara.com - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video yang memicu simpati sekaligus kemarahan publik. Rekaman tersebut memperlihatkan momen memilukan saat seorang pedagang es gabus keliling di Kemayoran, Jakarta Pusat, diinterogasi sejumlah oknum aparat gabungan.

Di hadapan kamera, pedagang itu dituduh menggunakan bahan berbahaya berupa spons kasur dalam dagangannya. Ia bahkan dipaksa memakan es buatannya sendiri untuk 'membuktikan' bahwa jajanan tersebut aman.

Video ini cepat menyebar dan memunculkan banyak spekulasi. Untuk meluruskan informasi yang beredar, berikut 7 fakta terkait kasus dugaan fitnah es gabus yang akhirnya berujung pada bantuan tak terduga bagi sang pedagang.

1. Sosok Penjual Bernama Sudrajat

Pedagang es gabus yang viral diketahui bernama Sudrajat (49). Ia sehari-hari berjualan es kue jadul secara keliling di kawasan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Meski berdagang di Jakarta, Sudrajat tercatat sebagai warga Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Dagangan yang dibawanya cukup beragam, mulai dari es gabus, es kue, agar-agar, hingga cokelat meses. Semua itu menjadi sumber penghidupannya selama bertahun-tahun dan dikenal sebagai jajanan tradisional yang digemari berbagai kalangan.

2. Dituduh Gunakan Spons dan Dipaksa Makan Dagangan

Insiden bermula dari video yang memperlihatkan dua aparat mendatangi Sudrajat saat berjualan. Dalam rekaman itu, ia dituduh menjual es gabus berbahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau spons.

Tudingan tersebut disampaikan tanpa uji laboratorium terlebih dahulu. Tak hanya menerima intimidasi verbal, Sudrajat juga dipaksa memakan es buatannya sendiri di depan kamera sebagai bentuk “pembuktian langsung”. Momen ini dinilai banyak pihak sebagai tindakan yang merendahkan martabat pedagang kecil.

3. Berawal dari Laporan Warga

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan warga melalui call center 110. M. Arief Fadillah (43), warga Utan Panjang, melaporkan dugaan makanan berbahaya pada Sabtu (24/1/2026).

Laporan menyebut es gabus milik Sudrajat diduga mengandung PU Foam, bahan yang biasa digunakan untuk busa atau spons. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Reskrim Polsek Kemayoran langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

4. Hasil Uji Lab: Es Gabus Dinyatakan Aman

Setelah dilakukan pemeriksaan ilmiah, Tim Dokpol Polda Metro Jaya menyatakan es gabus milik Sudrajat aman dan layak konsumsi.

Sampel juga diuji oleh penyidik Krimsus, Dinas Kesehatan, serta Laboratorium Forensik Polri. Hasilnya sama: tidak ditemukan kandungan zat berbahaya maupun material PU Foam seperti yang sebelumnya dituduhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya

Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:14 WIB

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:54 WIB

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB