SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah

Bella

Kamis, 29 Januari 2026 | 18:09 WIB
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
Ilustrasi reforma agraria. [Ist]
baca 10 detik
  • Ketua SPI Jambi menilai pelaksanaan reforma agraria 2025 di bawah Prabowo-Gibran berarah "mendung" dan tidak berpihak petani.
  • Perpres Nomor 5 Tahun 2025 mengenai PKH dianggap kemunduran besar karena mengumpulkan lahan, bukan mendistribusikannya.
  • Kewajiban redistribusi 20% lahan eks HGU di Jambi sepanjang 2025 tidak pernah terealisasi sesuai mandat undang-undang.

Suara.com - Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi, Surwadi, memberikan rapor merah terhadap pelaksanaan reforma agraria sepanjang 2025. Ia menggambarkan arah kebijakan agraria di era pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran ibarat cuaca yang “mendung”, penuh ketidakpastian dan belum menunjukkan keberpihakan nyata kepada petani kecil.

Dalam catatan akhir tahunnya, Surwadi menyoroti lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penataan Kawasan Hutan (PKH) yang justru dinilainya menjadi momok menakutkan bagi petani di daerah, khususnya di Provinsi Jambi.

Menurut Surwadi, Perpres 5/2025 merupakan kemunduran besar karena bertentangan dengan semangat Perpres Nomor 86 Tahun 2018 pada era Presiden Joko Widodo tentang percepatan reforma agraria.

Ia menilai tim yang dibentuk untuk menertibkan kawasan hutan justru cenderung mengumpulkan lahan untuk dikelola oleh lembaga berbadan hukum baru, seperti Agrinas, alih-alih mendistribusikannya kepada rakyat.

"Bagi kami, lahirnya Perpres 5 tentang PKH, Penataan Kawasan Hutan, itu seperti hal yang sangat menakutkan karena setelah kita pelajari, tim ini dibentuk untuk mengumpulkan tanah-tanah yang selama ini dikuasai pemerintah," tegas Surwadi dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2026).

Surwadi memaparkan potret ketimpangan penguasaan lahan yang sangat kontras di Jambi. Sementara perusahaan-perusahaan besar menguasai ribuan hektare lahan, petani kecil harus mempertaruhkan hidup hanya untuk mendapatkan 2 hingga 5 hektare tanah demi menyambung kehidupan.

Ironisnya, kewajiban redistribusi lahan minimal 20 persen dari eks Hak Guna Usaha (HGU) yang menjadi mandat undang-undang disebut tidak pernah terealisasi di Jambi sepanjang 2025.

"Pengambilan tanah yang 20% minimal dari eks HGU tidak pernah terjadi dan tidak pernah melihat ada ya,” lanjutnya.

Salah satu poin krusial lainnya yang disoroti adalah praktik di lapangan, di mana lahan petani kecil dipasangi plang sitaan. Surwadi mengungkapkan adanya tawaran skema bagi hasil 80:20—80 persen untuk petani dan 20 persen untuk Agrinas—yang ditolak mentah-mentah oleh petani.

baca juga

"Petani menolak, dan sejak penolakan itu tidak ada tindak lanjut," ungkapnya.

Surwadi juga melayangkan kritik keras kepada para birokrat di tingkat daerah, mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jambi hingga pemerintah kabupaten dan kota.

Ia menilai birokrasi saat ini sangat pasif dan kehilangan semangat progresif dalam menyelesaikan konflik agraria.

"Birokrat kita sangat lemah. Jangankan sekarang, di era Jokowi yang progresif saja mereka ogah-ogahan," keluh Surwadi.

Mengakhiri keterangannya, Surwadi menekankan bahwa tanpa gerakan perlawanan yang kuat dari petani serta komitmen ideologis dari Presiden Prabowo, keadilan agraria hanya akan menjadi angan-angan.

"zaman Jokowi masuk ke RPJN. Tapi sekarang, Prabowo belum menunjukkan ideologinya di bidang agraria," pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025

Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:23 WIB

SPI Ungkap 216 Kasus Konflik Agraria di 2025, Sumatera Jadi Wilayah Paling 'Panas'

SPI Ungkap 216 Kasus Konflik Agraria di 2025, Sumatera Jadi Wilayah Paling 'Panas'

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:22 WIB

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:28 WIB

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:23 WIB

Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo

Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 21:06 WIB

Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya

Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 20:25 WIB

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:49 WIB

Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri

Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:10 WIB

'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo

'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:57 WIB

Terkini

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×