Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:53 WIB
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026, berstatus Waspada.
  • Potensi dampak meliputi genangan, luapan sungai, dan longsor, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan.
  • Wilayah penyangga seperti Bekasi berstatus Siaga karena potensi hujan lebat hingga sangat lebat, perlu antisipasi lebih lanjut.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta untuk Sabtu (31/1/2026).

Seluruh wilayah administrasi di DKI Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat hingga Kepulauan Seribu, masuk dalam kategori Waspada hujan sedang hingga lebat.

"Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa genangan, luapan air sungai dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat," tulis BMKG melalui akun Instagram resmi mereka.

Masyarakat yang hendak menikmati akhir pekan ini di luar ruangan wajib menyimak rincian pergerakan awan agar aktivitas tidak terganggu.

Berdasarkan data satelit, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat akan diguyur hujan ringan pada pagi hari, namun cuaca diprediksi mereda menjadi berawan tebal mulai pukul 13.00 WIB hingga malam.

Kondisi yang lebih basah mengintai wilayah Jakarta Selatan, yang diprediksi bakal diguyur hujan ringan secara maraton sejak pagi hingga pukul 19.00 WIB.

Situasi serupa juga terjadi di Jakarta Timur, di mana awan hujan enggan beranjak dan menumpahkan air dengan intensitas ringan dari pagi sampai larut malam pukul 22.00 WIB.

Bagi warga Jakarta Utara, hujan ringan menyapa pada pagi hari, sempat berawan tebal saat siang hingga sore, dan hujan diprediksi turun kembali pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu akan mengalami cuaca yang cukup dinamis dengan hujan ringan di pagi menjelang siang, berawan tebal sore hari, dan kembali hujan saat petang pukul 19.00 WIB.

baca juga

Selain Ibu Kota, status Waspada juga berlaku meluas untuk wilayah penyangga seperti Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bogor, dan Depok.

Perhatian khusus wajib diberikan bagi warga Kabupaten Bekasi, yang menyandang status Siaga karena adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Masyarakat diimbau untuk proaktif memantau informasi terkini guna meminimalisir risiko dampak bencana hidrometeorologi.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tutup keterangan resmi BMKG. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini

Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:44 WIB

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:22 WIB

Terkini

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×