Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:02 WIB
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rhenald Kasali menekankan algoritma digital harus dikelola sadar, bukan menjadi pengontrol utama pembuat konten.
  • Engagement publik sangat penting, sebab konten sederhana sering menarik perhatian audiens lebih besar daripada konten serius.
  • Media perlu memfasilitasi diskusi publik digital karena interaksi ini berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan atau kebijakan.

Suara.com - Founder Deep Intelligence Research (DIR) Rhenald Kasali menyoroti peran algoritma dan engagement dalam ekosistem media digital saat ini. Menurut dia, algoritma seharusnya tidak menjadi pengendali manusia, melainkan alat yang dipahami dan dikelola secara sadar oleh media dan pembuat konten.

Hal itu disampaikan Rhenald dalam acara diskusi bulanan bersama Suara.com. Ia menekankan pentingnya memahami cara kerja algoritma, mulai dari pemilihan kata kunci, hashtag, hingga dampak judul berita terhadap respons publik.

“Hari ini algoritma kita harus lihat, kata kuncinya apa, hashtagnya apa, pengaruhnya bagaimana. Terus di-observe dengan judul ini bagaimana, kira-kira seperti apa, masyarakat berpengaruh bagaimana. Itu mesti dibaca semua,” ujar Rhenald.

Meski demikian, ia mengingatkan agar media tidak terjebak dan sepenuhnya dikontrol oleh algoritma. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah bagaimana manusia tetap memegang kendali atas algoritma, bukan sebaliknya.

“Jangan sampai algoritma mengontrol manusia. Tetapi bagaimana kita bisa perhatikan itu,” kata dia.

Selain algoritma, Rhenald menyoroti peran engagement yang kini menjadi kunci dalam penyebaran informasi. Ia menyebut hampir semua orang memainkan engagement, termasuk dirinya sendiri saat membuat konten.

Ia mengakui, konten yang dianggap “receh” atau sederhana justru kerap mendapatkan respons paling besar dari publik. Fenomena ini, menurut Rhenald, menunjukkan adanya jarak antara penilaian pembuat konten dan kebutuhan audiens.

“Saya sendiri kalau bikin konten kadang-kadang tidak pikir ini konten receh, kecil, gampang. Tapi justru kayak gitu malah yang viral. Bagi kita receh, tapi bagi publik itu bukan receh,” ujarnya.

Rhenald menilai, engagement harus dibangun secara sadar karena masyarakat hari ini ingin didengar dan dilibatkan dalam percakapan publik. Keinginan untuk berpartisipasi menjadi faktor penting dalam dinamika media digital.

baca juga

Dalam konteks jurnalistik, ia mempertanyakan sejauh mana wartawan dan media memberi ruang pada partisipasi tersebut. Menurutnya, kerja jurnalistik tidak semestinya berhenti setelah berita ditulis dan diterbitkan.

“Apakah setelah menulis berita, selesai isu, dan tugas saya kan hanya menulis, kasih ke editor, editor potong, satukan nama yang lain, sudah selesai. Padahal di situ netizen masih panjang lebar berdiskusi dan sebagainya, pengen didengar,” kata Rhenald.

Ia menambahkan, diskusi publik yang berkembang di ruang digital berpotensi memengaruhi kebijakan jika dikelola dengan baik. Dalam hal ini, media memiliki peran strategis untuk menjembatani percakapan publik dengan pengambil kebijakan.

“Kalau itu viral, kita sudah bisa juga berpengaruh pada kebijakan. Pasti berpengaruh pada kebijakan. Nah media itu perannya juga ternyata seperti itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AMSI Gandeng Deep Intelligence Research untuk Perkuat Jurnalisme Berbasis Data

AMSI Gandeng Deep Intelligence Research untuk Perkuat Jurnalisme Berbasis Data

Foto | Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:00 WIB

Diskusi AMSI: Media Dituntut Adaptif Hadapi Era Quantum dan Big Data

Diskusi AMSI: Media Dituntut Adaptif Hadapi Era Quantum dan Big Data

Foto | Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:00 WIB

AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset

AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:13 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×