- Memo FBI mendeklasifikasi klaim bahwa Donald Trump dikompromikan Israel dan Jeffrey Epstein keterkaitan dengan agen Mossad.
- Memo tersebut menyoroti Jared Kushner sebagai otak organisasi dan memiliki koneksi mendalam dengan Rusia dan Israel.
- Dokumen itu juga mengungkap transaksi properti Trump yang melibatkan entitas Swiss terkait keluarga konglomerat Indonesia diduga pencucian uang.
Meski saat ini tidak menjabat secara resmi di pemerintahan, Jared Kushner tetap menjadi penasihat khusus Trump.
Ia dilaporkan memegang peran kunci dalam menyusun rencana pembangunan Gaza (New Gaza) serta memimpin negosiasi dengan Rusia terkait konflik di Ukraina.
Temuan ini menambah daftar panjang spekulasi mengenai betapa dalam jaringan elit global dan badan intelijen asing mempengaruhi kebijakan domestik Amerika Serikat.
DISCLAIMER: Isi memo FBI yang dirilis pada akhir Januari 2026 ini didasarkan pada laporan dari sumber rahasia (CHS) yang belum tentu merupakan fakta hukum yang telah terbukti di pengadilan. Klaim mengenai keterlibatan intelijen asing, agen Mossad, maupun dugaan pencucian uang oleh pihak-pihak yang disebutkan adalah bagian dari catatan investigasi biro federasi. Artikel ini bersifat informatif sebagai laporan berita bisnis dan politik internasional, dan tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak manapun tanpa bukti hukum yang inkrah.