Istana Wapres IKN Rampung 100 Persen: Kemegahan Rp1,4 Triliun Berkonsep 'Huma Betang Umai'

Bangun Santoso

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:50 WIB
Istana Wapres IKN Rampung 100 Persen: Kemegahan Rp1,4 Triliun Berkonsep 'Huma Betang Umai'
Suasana Ibu Kota Nusantara atau IKN di malam hari. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Pembangunan fisik Istana Wakil Presiden di Sepaku, Kalimantan Timur telah rampung 100 persen, fokus kini pada interior.
  • Desain bangunan mengadopsi filosofi lokal Dayak "huma betang umai" dengan nilai kontrak sekitar Rp1,457 triliun.
  • Istana dirancang sebagai bangunan hijau hemat energi menggunakan pendingin hibrida dan orientasi yang efisien.

Suara.com - Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan di tengah transisi kepemimpinan nasional. Salah satu pencapaian terbaru adalah selesainya pembangunan fisik gedung Istana Wakil Presiden.

Terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, bangunan monumental ini kini berdiri tegak sebagai simbol baru otoritas eksekutif di kawasan IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengonfirmasi bahwa struktur utama dan pengerjaan fisik bangunan tersebut telah selesai sepenuhnya. Hal ini menandai babak baru dalam kesiapan infrastruktur inti pemerintahan di IKN.

"Progres fisik Istana Wakil Presiden sudah capai 100 persen," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut pembangunan Istana Wakil Presiden di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (3/2/2026).

Fokus Interior dan Sentuhan Akhir

Meski secara struktural telah rampung, gedung ini belum bisa langsung ditempati secara fungsional. Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak cepat untuk menyelesaikan detail estetika dan fungsi ruang di dalam gedung.

Fokus utama beralih dari konstruksi berat ke tahap penyempurnaan yang lebih mendetail untuk memastikan kenyamanan dan kemegahan interior sesuai standar kenegaraan.

"Saat ini fokus pengerjaan di bangunan Istana Wakil Presiden kepada pengadaan mebel dan interior," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Penyelesaian interior ini menjadi krusial mengingat Istana Wakil Presiden akan menjadi tempat menerima tamu-tamu negara serta menjalankan roda pemerintahan.

baca juga

Pengadaan mebel atau perabot untuk Istana Presiden dan Wakil Presiden sendiri merupakan tanggung jawab Sekretariat Negara, yang akan memastikan setiap unsur di dalamnya mencerminkan identitas bangsa.

Filosofi 'Huma Betang Umai': Ibu Sebagai Pengayom

Salah satu daya tarik utama dari Istana Wakil Presiden di IKN adalah arsitekturnya yang tidak sekadar megah, tetapi kaya akan nilai filosofis lokal. Desain bangunan ini mengusung konsep "huma betang umai". Istilah ini diambil dari bahasa Dayak, suku asli Kalimantan Timur, yang memiliki makna mendalam.

Dalam budaya Dayak, "huma betang umai" bermakna ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara.

Konsep ini diterjemahkan ke dalam bentuk bangunan yang mengadopsi ciri khas rumah panggung dan rumah panjang (Longhouse), yang merupakan tipologi hunian tradisional di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Pemilihan desain ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus upaya mengintegrasikan identitas budaya Kalimantan ke dalam pusat pemerintahan nasional.

Secara teknis, Istana Wakil Presiden menempati lahan yang sangat luas, mencapai 148.417 meter persegi.

Adapun luas bangunannya sendiri tercatat sebesar 32.061 meter persegi. Proyek prestisius ini dikerjakan dengan nilai kontrak yang fantastis, yakni lebih kurang Rp1,457 triliun.

Inovasi Bangunan Hijau dan Hemat Energi

Selaras dengan visi IKN sebagai kota hutan (forest city) yang berkelanjutan, Istana Wakil Presiden dirancang dengan standar bangunan hijau yang ketat. Teknologi yang diterapkan bertujuan untuk meminimalkan jejak karbon dan memaksimalkan efisiensi penggunaan sumber daya alam.

"Bangunan Istana hemat energi dan tidak konsumtif karena penting untuk lingkungan, kesehatan pengguna, bangunan, serta kenyamanan," jelas Basuki Hadimuljono.

Salah satu inovasi unggulannya adalah penggunaan konsep pendingin hibrida. Sistem ini merupakan pendingin udara hemat energi yang memaksimalkan sirkulasi udara silang (cross ventilation), sehingga ketergantungan pada perangkat pendingin udara mekanis (AC) dapat dikurangi secara signifikan.

Selain itu, orientasi bangunan diatur sedemikian rupa mengikuti arah matahari pada sumbu barat dan timur. Strategi desain pasif ini terbukti efektif mengurangi pemanasan berlebih pada dinding bangunan akibat paparan sinar matahari langsung.

Dampaknya, beban energi untuk mendinginkan suhu ruangan menjadi jauh lebih berkurang, menjadikan gedung ini salah satu bangunan paling ramah lingkungan di kawasan inti pemerintahan.

Menuju Target Ekosistem Lengkap 2028

Rampungnya Istana Wakil Presiden merupakan bagian dari peta jalan besar pembangunan IKN yang ditargetkan selesai secara bertahap.

Pemerintah optimis bahwa seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari hunian, perkantoran, hingga ekosistem pemerintahan yang melibatkan lembaga yudikatif dan legislatif, akan tuntas dalam beberapa tahun ke depan.

Pembangunan IKN berjalan baik, seluruh infrastruktur, melengkapi fasilitas hunian dan perkantoran, serta infrastruktur utama ekosistem pemerintahan, termasuk lembaga yudikatif dan legislatif rampung pada 2028, demikian Basuki Hadimuljono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?

Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:46 WIB

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:06 WIB

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:26 WIB

Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!

Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:41 WIB

IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?

IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:24 WIB

Prabowo Koreksi Desain IKN, Instruksikan Percepatan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif Tuntas 2028

Prabowo Koreksi Desain IKN, Instruksikan Percepatan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif Tuntas 2028

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:45 WIB

Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'

Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

×