- Rekayasa lalu lintas diberlakukan Ditlantas Polda Metro Jaya pada Kamis (5/2/2026) demi kunjungan kenegaraan PM Australia.
- Pengaturan arus jalan bersifat situasional; jalan akan dibuka kembali segera setelah rombongan tamu negara melintas.
- Delapan ruas jalan protokol utama Jakarta terdampak, masyarakat diimbau menggunakan transportasi publik untuk menghindari kemacetan.
Berikut ruas jalan protokol yang akan dilintasi rangkaian kebesaran tamu negara:
- Jalan Halim Perdanakusuma: Sebagai pintu masuk utama melalui jalur udara bagi tamu kenegaraan.
- Jalan MT Haryono: Jalur penghubung utama bagi rombongan menuju pusat kota.
- Jalan HR Rasuna Said: Kawasan perkantoran dan diplomatik yang diprediksi akan mengalami kepadatan saat jam sibuk.
- Jalan Prof Dr Soepomo: Jalur alternatif yang juga masuk dalam zona pengamanan.
- Jalan Prof Dr Satrio: Jalur penghubung area bisnis Kuningan dan Sudirman.
- Jalan Jenderal Sudirman: Jantung bisnis Jakarta yang akan mendapatkan pengawalan ekstra.
- Jalan MH Thamrin: Area vital yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan dan hotel tempat delegasi menginap.
- Jalan Medan Merdeka Barat: Kawasan ring satu yang menjadi tujuan akhir rangkaian menuju Istana Kepresidenan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan dan Pekerja Kantoran
Bagi masyarakat yang memiliki agenda di sekitar lokasi tersebut pada 5 Februari 2026, disarankan untuk berangkat lebih awal atau mencari jalur alternatif.
Penggunaan transportasi umum seperti MRT Jakarta, LRT, dan TransJakarta sangat direkomendasikan karena moda transportasi berbasis rel cenderung tidak terdampak oleh rekayasa lalu lintas di permukaan jalan.
Kunjungan PM Anthony Albanese ini memiliki nilai diplomatik yang sangat tinggi bagi hubungan bilateral Indonesia dan Australia.
Oleh karena itu, kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas di lapangan sangat diharapkan demi menjaga citra Indonesia di mata internasional.
Pihak kepolisian akan menyiagakan ratusan personel di setiap persimpangan jalan yang terdampak. Petugas akan memberikan prioritas bagi kendaraan darurat seperti ambulans dan pemadam kebakaran, meskipun rangkaian tamu negara sedang melintas.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti rambu-rambu serta petunjuk dari personel kepolisian yang bertugas guna meminimalisir potensi penumpukan kendaraan di titik-titik pertemuan arus.
Baca Juga: Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya