Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!

BellaLilis Varwati Suara.Com
Kamis, 05 Februari 2026 | 13:41 WIB
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Suara.com/Lilis Varwati)
Baca 10 detik
  • Seorang siswa SD berinisial YBR (10) meninggal dunia di Ngada, NTT, diduga karena masalah ekonomi keluarga.
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi mengakui peristiwa ini bukti negara belum optimal melindungi anak dari kemiskinan.
  • Tragedi ini dipicu kesulitan membeli alat tulis, namun merupakan dampak dari berbagai tekanan sosial ekonomi mendalam.

Suara.com - Tragedi meninggalnya YBR (10), siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuka kembali luka lama soal rapuhnya perlindungan anak di Indonesia. YBS diduga mengakhiri hidupnya setelah tidak mendapatkan uang untuk membeli buku dan pensil.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi secara terbuka mengakui bahwa peristiwa ini menjadi bukti negara belum sepenuhnya mampu melindungi anak, khususnya anak-anak dari keluarga miskin.

“Peristiwa ini mengingatkan kita semua bahwa perlindungan terhadap anak belum sepenuhnya bisa kita penuhi,” kata Arifah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Arifah, keputusan tragis yang diambil YBS tidak bisa dilihat sebagai akibat dari satu faktor tunggal. Ketidakmampuan membeli alat tulis hanyalah pemicu terakhir dari rangkaian tekanan sosial dan ekonomi yang dialami korban.

“Kami melihat ini bukan satu faktor saja. Banyak faktor pendukung di belakangnya sehingga anak melakukan hal yang di luar dugaan,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran KPPPA di lapangan ditemukan kalau kondisi keluarga YBS termasuk keluarga tidak mampu. Arifah menekankan kalau situasi tersebut menjadi alarm bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan layanan dasar benar-benar menjangkau kelompok paling rentan.

“Keluarga ini bisa dikatakan keluarga yang tidak mampu. Ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana seluruh stakeholder memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang memang seharusnya mendapatkan kesempatan dan pelayanan dari pemerintah,” kata Arifah.

Ia pun mengajak setiap lembaga pemerintah pusat dan daerah untuk sama-sama melakukan intropeksi dalam melakukan upaya perlindungan anak.

“Ini menjadi introspeksi kita bersama agar bisa saling menguatkan dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Lebih Gelap dari Sekadar Tidak Punya Uang: Tragedi Anak SD di NTT

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berinisial YBR (10) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, pada Kamis (29/1/2026). Korban diketahui merupakan siswa kelas IV SD.

Saat mengevakuasi jasad korban, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan berbahasa daerah Bajawa yang ditujukan kepada ibunya. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki latar belakang peristiwa tersebut, termasuk dugaan kekecewaan korban karena tidak dibelikan peralatan tulis akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI