Namun, semua kemegahan sosial ini belakangan terungkap sebagai kedok untuk menutupi jaringan kejahatan seksual yang sistematis.
Identitasnya yang semula dikenal sebagai pemodal sukses keturunan Yahudi dari Brooklyn, akhirnya tertutup oleh rekam jejak kriminalnya yang kelam di mata sejarah internasional.
Mengapa Hal Ini Sering Dipertanyakan?
Pertanyaan mengenai latar belakang etnis sering muncul ketika seseorang terlibat dalam kasus hukum yang mengguncang dunia. Namun, penting untuk diingat bahwa tindakan kriminal seseorang adalah tanggung jawab pribadi dan tidak merepresentasikan kelompok etnis atau agama tertentu.
Kasus Epstein menjadi sangat terkenal karena keterlibatannya dengan tokoh-tokoh kuat di seluruh dunia, mulai dari politisi hingga bangsawan.
Dalam pusaran teori konspirasi yang sering menyertai kasus ini, latar belakangnya kadang diseret-seret oleh pihak tertentu untuk kepentingan narasi yang tidak berdasar.
Secara objektif, Jeffrey Epstein adalah seorang Yahudi berdasarkan kelahiran, silsilah keluarga, dan lingkungan budayanya.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?