Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:18 WIB
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) menyaksikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) memberikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). [Antara/Aria Cindyara/bay/tom]
baca 10 detik
  • Achmad Munjid sebut Israel perancang utama agenda Board of Peace sejak awal.
  • Struktur Board of Peace dinilai tidak demokratis dan rugikan posisi tawar Indonesia.
  • Keterlibatan Indonesia di Board of Peace dianggap ceroboh dan bebankan anggaran triliunan.

"Jika alasannya mencoba dulu lalu keluar, itu artinya pemikiran belum matang. Ini adalah spekulasi dengan pertaruhan besar," terangnya.

Munjid memperingatkan bahwa keterlibatan Indonesia bukan sekadar soal kehadiran fisik, melainkan adanya ikatan perjanjian dan komitmen finansial yang sangat besar. Ia menyoroti beban anggaran triliunan rupiah yang tetap harus dipenuhi sebagai konsekuensi dari kesepakatan internasional tersebut.

"Ada pertaruhan citra Indonesia di panggung global dan beban anggaran yang tidak kecil," ucapnya.

Lemahnya Posisi Tawar Indonesia

Munjid meragukan kemampuan Indonesia dalam memengaruhi kebijakan BoP, meskipun bergabung bersama aliansi negara Islam lainnya seperti Arab Saudi, Turki, dan Qatar. Menurutnya, BoP bukanlah organisasi yang mengedepankan kesetaraan anggota, melainkan lembaga yang sangat sentralistik.

"BoP bukan lembaga demokratis. Tidak ada prinsip kesetaraan karena keputusan akhir berada di tangan board member, dan yang paling menentukan adalah Donald Trump," paparnya.

Ia menambahkan bahwa peran Donald Trump hampir bersifat absolut, mulai dari penentuan kebijakan strategis hingga pengelolaan anggaran. Hak veto yang dimiliki Trump membuat usulan negara anggota, termasuk Indonesia, rentan dibatalkan secara sepihak.

"Jika usulan sudah disepakati board member tapi Trump tidak setuju, ia bisa membatalkannya karena memiliki hak penuh. Saya tidak menaruh harapan banyak dari keterlibatan Indonesia di Board of Peace ini," pungkas Munjid.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:15 WIB

Purbaya Bocorkan Strategi Ekonomi ala Prabowo, Singgung Sumitronomics

Purbaya Bocorkan Strategi Ekonomi ala Prabowo, Singgung Sumitronomics

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:43 WIB

Gentengisasi: Solusi Hunian Rakyat atau Sekadar Wacana?

Gentengisasi: Solusi Hunian Rakyat atau Sekadar Wacana?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

×