Polisi Usut Kasus Dugaan Penyerangan di Kafe Kemang Jaksel

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:54 WIB
Polisi Usut Kasus Dugaan Penyerangan di Kafe Kemang Jaksel
Empat orang tak dikenal diduga mabuk sedang menyerang pegawai dan pengunjung kafe kopi di kawasan Kemang, Jakarta, Senin (16/2/2026). (Dokumentasi Pribadi)
baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki dugaan penyerangan empat pria mabuk terhadap pengunjung dan karyawan kafe di Kemang.
  • Peristiwa kekerasan tanpa sebab jelas ini terjadi pada Senin (16/2/2025) dini hari, mengakibatkan korban luka dan kerusakan fasilitas.
  • Korban telah melapor resmi ke Polres Jaksel dan menyerahkan hasil visum sebagai bukti untuk tindak lanjut penangkapan pelaku.

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan tengah mendalami kasus dugaan penyerangan terhadap karyawan dan pengunjung kafe di kawasan Kemang.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih mengatakan penyelidik hingga masih melakukan pendalaman. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesegera mungkin.

“Mohon waktu,” katanya saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui, peristiwa penganiayaan terjadi pada Senin (16/2/2025) sekitar pukul 04.30 WIB di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan.

Empat pria tak dikenal diduga dalam kondisi mabuk melakukan penyerangan terhadap karyawan dan pengunjung.

Salah satu korban, Anggun, mengatakan para pelaku datang dan langsung melakukan kekerasan.

"Pada Senin (16/2) jam 04.30 WIB pagi telah terjadi penganiayaan terhadap kami oleh orang yang tidak dikenal," kata Anggun kepada wartawan.

Ia menyebut para pelaku diduga berada di bawah pengaruh alkohol dan menyerang tanpa alasan yang jelas.

"Salah satunya adalah kami yang menjadi korban pemukulan," ungkapnya.

baca juga

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala, badan, dan kaki hingga mengeluarkan darah. Selain itu, sejumlah fasilitas kafe dilaporkan mengalami kerusakan.

Para korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melampirkan hasil visum sebagai bukti pendukung.

"Kita sudah melapor dan ada bukti visumnya agar segera bisa ditindaklanjuti dan pelaku tersebut bisa cepat ditangkap dan mendapat hukumannya," tegas Anggun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Brutal di Kemang: 4 Pria Diduga Mabuk Ngamuk di Kafe, Pengunjung dan Karyawan Babak Belur

Aksi Brutal di Kemang: 4 Pria Diduga Mabuk Ngamuk di Kafe, Pengunjung dan Karyawan Babak Belur

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:28 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional

Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:47 WIB

Reza Arap Diperiksa 5 Jam Terkait Kematian Lula Lahfah, Polisi Cecar 30 Pertanyaan, Apa Saja?

Reza Arap Diperiksa 5 Jam Terkait Kematian Lula Lahfah, Polisi Cecar 30 Pertanyaan, Apa Saja?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:46 WIB

Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?

Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×